Negara dengan Kisah Penamaan Paling Unik

Negara dengan Kisah Penamaan Paling Unik

Lahirnya sebuah negara tidak lepas dari perjuangan para leluhur. Tidak sedikit yang berjuang mengorbankan jiwa, raga dan harta untuk kemerdekaannya. Nama negara yang dipilih menjadi sebuah kebanggaan rakyatnya. Namun, apa jadinya jika penamaan sebuah negara berawal dari kisah yang unik?

Umumnya penamaan sebuah negara memiliki sejarah yang berbeda, seperti halnya Indonesia, yang diambil dari dua kata bahasa Yunani, yaitu “Indus” (Ἰνδός) yang berarti “India” dan kata “Nesos” (νῆσος) yang berarti pulau/kepulauan. Maka “Indo-nesia” berarti “kepulauan India”.

Bahkan, sebagaimana dilansir laman Wikipedia, nama “Indonesia” berasal dari berbagai rangkaian sejarah yang puncaknya terjadi di pertengahan abad ke-19. Catatan masa lalu menyebut kepulauan di antara Indocina dan Australia dengan aneka nama.

Sementara kronik-kronik bangsa Tionghoa menyebut kawasan ini sebagai Nan-hai (“Kepulauan Laut Selatan”). Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara (“Kepulauan Tanah Seberang”)

Namun rupanya ada banyak penamaan negara yang diambil dari hal yang unik. Berikut ini deretan negara dengan kisah penamaan paling unik:

Nama negara Kanada diambik dari cerita seorang penjelajah Prancis Jacques Cartier, yang sedang menjelajah melewati sungai St. Lawrence. Saat itu Ia dipandu oleh salah satu penduduk setempat dan diarahkan ke sebuah desa bernama Desa Kanata, yang konon diketahui sebagai tempat terdingin di daerah utara. Saat itu mungkin Cartier salah mendengar dan akhirnya menyebut daerah tersebut dengan nama Kanada.

Sejarah lain menyebutkan bahwa nama Kanada juga merupakan hasil salah dengar dari para penjelajah Spanyol yang sedang melakukan pencarian harta karun. Mereka tidak menemukan apapun selama perjalannya dan berseru aca nada atau ca nada yang berarti tidak ada.

Nama negara Moldova juga memiliki kisah unik di baliknya. Nama Moldova diketahui berasal dari nama seekor anjing. Dikisahkan bahwa seorang pangeran Romawi bernama Dragos mengerahkan banyak sekali anjing untuk perburuan seekor bison besar. Namun sayang, seluruh anjing yang dikerahkan mati.

Lantas Dragos melepaskan satu-satu anjing favorit miliknya bernama Molda. Molda pun berhasil menemukan bison tersebut dalam keadaan mati. Sayangnya, Molda juga mati tidak lama setelah itu.

Nama Amerika Serikat berasal dari nama salah satu anak buah Christopher Columbus, yaitu Amerigo Vespucci. Seperti yang diketahui bahwa Columbus adalah seorang penjelajah dunia yang menemukan daratan Amerika untuk pertama kalinya.

Amerigo menceritakan pengalaman ekspedisinya ke daerah baru tersebut kepada dua orang Jerman yang berprofesi sebagai penulis peta. Setelah mendengar cerita tersebut, mereka sepakat untuk menamai daratan baru tersebut dengan nama America yang berasal dari Amerigo.

Sejarah nama negara Spanyol bermula dari sebuah kesalahan observasi para leluhur. Diketahui sebuah kelompok bernama Phoenicia sedang melakukan perjalanan hingga mereka mendiami sebuah daerah di barat Mediterania.

Tempat tersebut lalu diberi nama I-Shapen-im yang memiliki arti pulau para Hyrax. Hyrax sendiri merujuk kepada tikus purba. Bangsa Romawi pun datang ke tempat tersebut dan menamai tempat itu dengan nama Hispania yang hampir sama artinya.  Setelah ditelusuri, Hyrax ternyata merujuk kepada hewan kelinci. Nama I-Shapen-im pun akhirnya menjadi Spanyol dan tak lain merupakan kesalahan observasi para leluhur.

Finlandia atau Finland memiliki arti “tanah Finns”. Asal-usul dari kata tersebut diduga berasal dari bahasa Jermanik “finna” yang berarti “sisik ikan”. Hal tersebut mengacu pada jenis pakaian yang dikenakan oleh suku-suku awal Finlandia.

Argentina juga memiliki sejarah yang panjang dalam mendapatkan nama negaranya. Seorang pelaut bernama Juan Diaz de Solis berlayar mengarungi laut agar terhindar dari hukum karena diketahui telah membunuh istrinya.

Ia lalu sampai ke sebuah muara dengan nama Mar Dulce, namun sayang Ia diserang oleh penduduk setempat ketika berlayar ke hulu. Beberapa tahun setelahnya, adik iparnya yang bernama Francesco de Torres melanjutkan ekspedisi pelayarannya.

Ketika tiba di tempat yang sama, Torres justru disambut dan diberi sebuah bendera yang terbuat dari perak. Hal tersebut menjadi buah bibir dan tempat tersebut diberi nama Tierra Argentina atau Tanah Perak.

Terakhir ditempati oleh negara Chile. Nama Chile sendiri berasal dari suku Mapuche yang memiliki arti “ujung daratan”.

Nama itu muncul karena Chile berada di tepi laut, namun sejarah tersebut belum dapat dipastikan. Sejarah lain menyebutkan bahwa Chile berasal dari kata cheele-cheele yang merupakan suara tiruan suku Mapuche untuk memanggil burung.

 

Negara dengan Kisah Penamaan Paling Unik - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Negara dengan Kisah Penamaan Paling Unik

03 min