Mengancam Banyak Negara di Dunia, Apa Itu Resesi Ekonomi?

Mengancam Banyak Negara di Dunia, Apa Itu Resesi Ekonomi?

Baru-baru ini Bank Dunia memperingatkan adanya ancaman resesi ekonomi global yang sulit dihindari, bukan hanya oleh negara maju tetapi negara berkembang seperti Indonesia. Pasalnya, tekanan inflasi yang begitu tinggi di banyak negara tak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Namun, Indonesia bisa bernafas lega karena data terbaru menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia terapresiasi dan mencatat pertumbuhan ekonomi 5,44% di kuartal II 2022.

Dalam laporan Global Economic Prospect June 2022 (GEP), Bank Dunia menyebutkan tekanan inflasi yang begitu tinggi dan terus meningkat di banyak negara tak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Bahkan organisasi ekonomi internasional seperti IMF berniat untuk menurunkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi global pada bulan ini. Dalam perkiraan terakhir yang dikeluarkan IMF pada April lalu, memperkirakan pertumbuhan global akan mencapai 3,6% tahun ini.

Rencana revisi pertumbuhan ekonomi ke bawah ini didorong juga oleh inflasi Amerika Serikat, sebagai negara dengan ekonomi terbesar di dunia, yang mencapai 9,1% tertinggi selama 40 tahun terakhir. Nah, sebenarnya apa itu resesi ekonomi?

Dilansir dari laman OJK.go.id, resesi ekonomi adalah suatu kondisi dimana perekonomian suatu negara sedang memburuk. Ini dapat terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil yang bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Ada beberapa dampak yang menjadi penyebab resesi ekonomi, antara lain :

Pemicu Resesi Ekonomi

Pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir menjadi salah satu pemicu resesi ekonomi di beberapa negara. Bahkan hal ini telah menyebabkan angka pengangguran dan jumlah penduduk miskin di berbagai negara juga ikut meningkat sebagai konsekuensi lesunya perekonomian.

Adapun fenomena umum yang menyebabkan terjadinya resesi ekonomi yaitu :

Kebijakan Moneter

Jika resesi ekonomi terjadi, maka salah satu cara yang bisa dilakukan oleh pemerintah adalah dengan mengeluarkan kebijakan moneter ekspansif melalui Bank Sentral. Pasalnya, saat negara mengalami kelesuan ekonomi maka masyarakat cenderung membiarkan uangnya diam di bank guna menghindari kerugian berlebih akibat rendahnya nilai tukar uang, sehingga perputaran ekonomi dapat tersendat.

Sebagai upaya mengatasi kelesuan ekonomi tersebut maka langkah-langkah yang dapat ditempuh oleh pemerintah  melalui bank sentral antara lain :

Penurunan suku bunga bank akan membuat keinginan masyarakat untuk menabung menjadi turun karena pendapatan yang diterima dirasa tidak menguntungkan bagi nasabah.

Ketika pemerintah melalui Bank Sentral membeli surat berharga maka pemerintah akan bergerak ke masyarakat sehingga uang yang beredar dimasyarakat meningkat dan dapat menggerakan perekonomian nasional.

Ketika cadangan kas diturunkan maka jumlah uang yang bersirkulasi di masyarakat akan bertambah menjadi lebih tinggi sehingga minat masyarakat dalam memanfaatkan uang menjadi lebih tinggi.

Saat kondisi resesi berbagai sektor ekonomi mengalami kelesuan bahkan berhenti. Untuk mengatasinya maka jumlah aliran uang ke masyarakat harus ditingkatkan, salah satunya dengan menurunkan syarat pemberian kredit.

 

Mengancam Banyak Negara di Dunia, Apa Itu Resesi Ekonomi? - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Mengancam Banyak Negara di Dunia, Apa Itu Resesi Ekonomi?

02 min