Memahami Keras dan Tinggi Bunyi

Memahami Keras dan Tinggi Bunyi

Dalam kehidupan sehari-hari banyak kita temui contoh bunyi di sekitar, misalnya deru mesin kendaraan, suara kicauan burung dan percakapan manusia, serta masih banyak lagi. Suara yang dihasilkan dari sumber bunyi juga berbeda-beda, bisa terdengar kuat (keras) ataupun lemah (pelan), yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor.

Pada dasarnya, bunyi merupakan gelombang longitudinal yang berupa energi yang merambat. Kita sering mendengar berbagai macam suara yang berbeda-beda, hal ini dikarenakan setiap suara yang dihasilkan berbeda kerasnya dan berbeda tinggi rendah nadanya.

Keras Bunyi

Keras bunyi merupakan karakteristik yang membedakan suatu bunyi dalam frekuensi. Ini dapat ditentukan oleh amplitudo gelombang itu sendiri, dimana amplitudo berhubungan erat dengan energi gelombang.

Semakin besar amplitudonya maka semakin besar energi yang dibawanya sehingga bunyi yang terdengar akan semakin keras. Misalnya, ketika kita menonton televisi. Saat suara televisi terlalu kecil maka kita akan menjadi sulit mendengar.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka kita lalu menaikan volume televisi agar suaranya lebih keras. Menaikan volume suara di televisi dilakukan dengan memperbesar amplitudo gelombang suaranya.

Selain itu, keras bunyi juga dipengaruhi oleh luas benda. Benda yang memiliki luas lebih besar akan menghasilkan suara yang lebih keras jika diberi gaya yang sama. Dan keras bunyi akan semakin berkurang karena semakin bertambahnya jarak dari sumber bunyi.

Tinggi Bunyi

Tinggi bunyi adalah bunyi yang memiliki getaran yang cepat. Karena semakin cepat getaran maka semakin tinggi bunyi yang dihasilkan. Banyaknya getaran perdetik disebut frekuensi. Secara sederhana maka ini adalah karakter yang membedakan bunyi akibat frekuensi tertentu.

Oleh sebab itu, tinggi bunyi bergantung pada frekuensi yang bergetar. Semakin besar frekuensinya maka bunyi yang dihasilkan akan semakin tinggi begitupun sebaliknya. Jadi, bunyi dengan frekuensi rendah menghasilkan bentuk gelombang yang kurang rapat, bunyi dengan frekuensi tinggi menghasilkan bentuk gelombang yang lebih rapat. Tinggi rendahnya frekuensi bunyi yang teratur dinamakan tinggi nada.

 

 

 

Memahami Keras dan Tinggi Bunyi - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Memahami Keras dan Tinggi Bunyi

01 min