Memahami Cara Kerja Klakson Mobil

Memahami Cara Kerja Klakson Mobil

Klakson mobil adalah salah satu instrumen dalam mobil yang secara umum digunakan untuk memberi sinyal-sinyal tertentu. Klakson juga bisa menandakan peringatan bagi mobil atau pengendara lain. Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja klakson mobil sehingga bisa menimbulkan bunyi?

Klakson sendiri dipatenkan oleh Hutchinson pada 1908. Dalam sejarahnya, nama klakson adalah klaxon yang digagas oleh Franklyn Hallet Lovell Jr. Nama tersebut kini menjadi salah satu merek dagang yang sudah mendunia. Adapun kata Klaxon diambil dari bahasa Yunani, yaitu klaxo yang artinya menjerit.

Umumnya, klakson digunakan untuk mengingatkan kendaraan lain yang justru berhenti mendadak atau berhenti saat lampu hijau telah menyala. Lebih dari itu, mobil-mobil di era modern ini sudah banyak yang menghubungkan klakson ke sistem alarm keamanan.

Berdasarkan sumber bunyinya, klakson bisa dibedakan menjadi dua, yaitu Electric Horn dan Air Horn. Electric Horn ini sering digunakan oleh mobil pribadi, dan untuk Air Horn digunakan oleh kendaraan-kendaraan besar seperti truk dan bus. Namun kini, kapal juga sudah menggunakan klakson sebagai sinyal untuk peringatan.

Cara Kerja Klakson Mobil

Umumnya cara kerja klakson mobil, dimana pada Electric Horn, akan berbunyi ketika ada arus listrik yang mengalir. Baja spiral akan bergerak karena gaya elektromagnet. Arus listrik tersebut pastilah berasal dari baterai atau Aki. Arus listrik kemudian akan memengaruhi kutub-kutub magnet sampai terjadinya arus bolak-balik (AC). Kemudian, arus bolak-balik tersebut bakal mengakibatkan getaran pada membran yang berujung pada penghasilan suara.

Ada juga klakson elektrik yang tidak menerapkan arus bolak-balik, melainkan arus searah (DC). Oleh karena itu, klakson arus searah membutuhkan kontak pemutus. Gaya buka-tutup dari kontak pemutus yang terjadi secara terus-menerus akan menghasilkan getaran dan bunyi.

Di sisi lain, Air Horn akan berfungsi ketika memperoleh energi dalam tekanan angin. Hampir serupa dengan terompet, panjang dan pendek corong dapat mempengaruhi karakter bunyi yang dihasilkan. Supaya dapat mengeluarkan bunyi yang maksimal, kita membutuhkan kompresor atau katup elektro pneumatis. Katup juga harus diletakkan berdekatan dengan klakson demi menunjang kecepatan respon.

Berikut merupakan beberapa komponen rangkaian sistem klakson dengan relay yang harus kita tahu dalam merangkai lampu kepala beserta fungsinya:

Klakson, banyak digunakan pada kendaraan mobil adalah klakson tipe elektromagnetik yaitu klakson yang menggunakan tenaga listrik untuk membunyikan klakson tersebut.

Cara kerjanya rangkaian Klakson

Berikut ini merupakan cara kerja klakson mobil diatas, silahkan simak penjelasan dan gambar secara seksama.

Aliran arus listrik dari baterai mengalir menuju ke fuse relay →  terminal 30 relay.

Aliran arus listrik dari baterai menuju ke sekering (tanpa kunci kontak) → terminal 85 relay → terminal 86 relay → saklar → massa.

Hal ini mengakibatkan timbul kemagnetan pada relay lampu kota sehingga menarik saklar terminal 30 dan 87 relay terhubung, sehingga:

Aliran arus listrik dari baterai mengalir menuju ke fuse relay →  terminal 30 relay →  terminal 87 relay →  klakson →  massa.

Sehingga klakson akan menyala. Dan saat saklar dilepas, kemagnetan pada relay hilang sehingga mejadi non aktif dan aliran listrik yang menuju ke klakson terhenti.

 

 

 

Memahami Cara Kerja Klakson Mobil - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Memahami Cara Kerja Klakson Mobil

02 min