Lulus Cumlaude Belum Tentu Sukses, Kenapa?

Lulus Cumlaude Belum Tentu Sukses, Kenapa?

Lulus dengan predikat cumlaude menjadi impian hampir semua mahasiswa dan para orang tua. Untuk meraih itu, mahasiswa harus belajar dengan sungguh-sungguh mulai dari semester awal di bangku kuliah. Meskipun pada kenyataannya kesuksesan di masa depan tidak selamanya bisa ditentukan dengan cumlaude atau tidaknya seseorang. Nah, apa alasannya?

Dikutip dari Wikipedia, cumlaude berasal dari bahasa latin yang berarti dengan pujian, predikat ini diberikan kepada mahasiswa yang mendapatkan nilai terbaik. Dimana, nilai tersebut mencangkup nilai semua semester yang telah ditempuh semasa kuliah dan harus lulus tepat waktu.

Karena itulah alasan mengapa lulus dengan predikat cumlaude perlu dipersiapkan mulai dari awal perkuliahan hingga lulus dengan nilai yang tinggi dan tepat waktu sesuai dengan bobot yang diberikan.

Namun demikian, ketika lulus kuliah kita semua akan dihadapkan pada dunia baru, yaitu dunia kerja. Dimana lingkungannya akan sangat berbeda dari bangku kuliah, kita dituntut untuk bisa menyesuaikan dengan cepat, berhasil dan sukses. Hal inilah yang menjadikan predikat cumlaude tidak bisa menjanjikan atau membantu untuk meraihnya. Sebab, diperlukan skill lainnya yang mampu mendorong kesuksesan tersebut.

Untuk bisa meraih kesuksesan, predikat cumlaude yang diraih perlu dibarengi dengan skill-skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja yang notabene praktik yang sebenarnya. Jadi tidak bisa mengandalkan predikat cumlaude.

Nah, berikut ini beberapa alasan yang menjadikan mahasiswa cumlaude belum tentu sukses dalam dunia kerja, antara lain:

Ketika kuliah, mahasiswa lebih banyak mempelajari segala hal mengenai suatu bidang dengan sangat mendalam. Namun, belajar secara akademik saja tidak cukup buat bisa sukses dalam dunia kerja.

Untuk bisa sukses, harus bisa melakukan komunikasi, baik verbal maupun tekstual dengan sangat baik. Sebab, dengan memiliki kemampuan komunikasi verbal akan sangat membantu dalam menyampaikan suatu ide atau gagasan mengenai produk atau pelayanan dengan cara baik.

Banyak diantara kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan skill ini. Hampir seluruh perusahaan mengharuskan karyawannya memiliki kemampuan problem solving atau menyelesaikan masalah dengan baik. Di dunia kerja, kita harus menggunakan lebih banyak pengetahuan, fakta, dan data agar bisa melihat permasalahan yang terjadi dan mencari tahu cara penanggulangannya.

Dengan skill tersebut akan menjadikan kita mampu mendefinisikan masalah, bertukar pikiran alternatif, hingga membuat keputusan yang tepat. Sayangnya, skill ini tidak dipelajari di bangku kuliah.

Untuk mendapatkan predikat cumlaude, mahasiswa harus berusaha dengan cara belajar yang rajin dan giat. Seringkali, dalam prosesnya membuat mahasiswa jarang memiliki waktu untuk bertemu dengan teman dan lebih fokus pada diri sendiri.

Hal tersebut akan memberikan pengaruh buruk jika diterapkan di dunia kerja. Sebab, untuk mencapai tujuan perusahaan dalam skala yang besar, kerja tim sangatlah dibutuhkan. Karena itulah, untuk dapat melatih skill ini, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, menjadi panitia dalam acara yang diselenggarakan oleh kampus atau melakukan projek bersama teman.

Interpersonal skill adalah keterampilan seseorang dalam berinteraksi dengan orang sekitar. Skill ini merupakan gabungan dari kemampuan komunikasi dengan kerja tim. Dipastikan, dalam dunia kerja, perusahaan menginginkan karyawannya untuk dapat saling bertukar ide satu sama lain.

Dengan kemampuan interpersonal yang baik dan mengesankan akan membuka peluang untuk bisa naik gaji dan sukses dalam karir. Untuk melatih skill ini, bisa mengikuti organisasi yang ada di kampus dan membuat acara yang bisa diikuti oleh mahasiswa lainnya.

Meskipun di awal karier tidak akan langsung diberi wewenang jadi pemimpin, tetapi bukan berarti tidak harus punya jiwa kepemimpinan. Untuk itu, membangun motivasi diri sendiri dan orang sekitar diperlukan untuk bisa melakukan pekerjaan terbaiknya.

Hal tersebut akan sangat dihargai perusahaan karena dianggap turut berperan dalam kesuksesan perusahaan. Salah satu cara untuk melatih jiwa kepemimpinan, yaitu dapat dimulai kepada diri sendiri untuk terus disiplin dan pantang menyerah.

Nah, itulah alasan kenapa predikat cumlaude tidak menjamin kesuksesan seseorang. Mendapatkan predikat ini penting, namun saat kuliah juga perlu melatih diri dengan berbagai skill yang nantinya akan berguna untuk mendorong keberhasilan dan kesuksesan dalam dunia kerja.

Lulus Cumlaude Belum Tentu Sukses, Kenapa? - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Lulus Cumlaude Belum Tentu Sukses, Kenapa?

02 min