Karakteristik Negara Anggota ASEAN (Indonesia)

Karakteristik Negara Anggota ASEAN (Indonesia)

Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan perhimpunan bangsa-bangsa yang berada di kawasan Asia Tenggara. Dimana, keanggotan ASEAN ini terdiri dari 10 negara yang mempunyai karakteristik yang berbeda baik dari bentuk pemerintahan, perekonomian, dan keunggulan yang berbeda. Salah satunya Indonesia. Lalu bagaimana karakteristik negara anggota ASEAN, dalam hal ini negeri kita tercinta Indonesia?

Pada dasarnya ASEAN berdiri atau terbentuk pada 8 Agustus 1967 yang bertepatan dengan Deklarasi Bangkok yang diprakarsai oleh Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina. Dibentuknya organisasi ini dilandaskan dari berbagai tujuan, salah satunya adalah negara-negara di Asia Tenggara bisa saling bekerjasama.

Meski memiliki visi dan misi yang sama, namun karakteristik dari setiap negara anggota ASEAN ternyata berbeda-beda. Diantaranya, negara Indonesia yang memiliki karakteristik unik mulai dari iklim, sumber daya alam, dan lain sebagainya. Adapun karakteristik Indonesia, sebagai berikut :

Identitas

Nama resmi                : Indonesia

Ibu kota                      : Jakarta

Pemerintahan             : Republik

Kepala Negara            : Presiden

Kepala Pemerintahan  : Presiden

Bahasa Utama             : Bahasa Indonesia

Agama Utama             : Islam, Kristen, Hindu, Budha, Katholik, dan Konghucu

Suku Bangsa               : Jawa, Sunda, Bugis, Sasak, Ambon, Asmat, dan sebagainya

Mara Uang                  : Rupiah

Hari Kemerdekaan      : 17 Agustus 1945

Lagu Kebangsaan       : Indonesia Raya

Keadaan alam

Data dari informasi dan Geospasial (BIG) pada peta Negara Kesatuan Republik Indonesia menunjukan bahwa jumlah pulau mencapai 13.466, luas daratan 1.922,570 kilometer persegi dan luas perairan 3.257,483 kilometer persegi. Indonesia pada umumnya beriklim tropis.

Perekonomian

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil pertumbuhan ekonomi kuartal I 2018 sebesar 5,06%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2017 sebesar 5,01%. Bahkan ditengah Pandemi Corona Virus melanda seluruh dunia, Indonesia mampu mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2021 sebesar 5,02% lebih baik dari kuartal III-2021 sebesar 3,51%, sehingga mampu mencatat pertumbuhan ekonomi keseluruhan tahun 2021 sebesar  3,69%.

Selain itu, sepanjang kuartal I 2018 tingkat inflasi masih terjaga diangka 3,40% dibanding maret 2017. Sedangkan di tahun 2021 inflasi tercatat 1,87% meningkat dibandingkan dengan inflasi 2020 sebesar 1,68%.

Ekspor utama Indonesia adalah minyak dan gas serta hasil hutan yaitu kayu, karet, rotan, dan lain sebagainya. Sedangkan impor utamanya berupa perkakas industri, farmasi kimia, barang-barang elektronik dan otomotif.

 Sumber Daya Alam

Sumber daya alam (SDA) Indonesia berupa hasil tambang yaitu emas, perak, intan, dan biji besi. Selain itu, ada pertanian yaitu padi, kopi, tembakau, jagung, dan lain sebagainya, serta bahan baku industri.

Kerja Sama

Kerja sama yang dilakukan Indonesia bersifat bilateral, regional, multilateral. Kerjasama bilateral biasanya menitikberatkan pada sektor ekonomi berupa impor dan ekspor. Kerja sama regional terlihat melalui ASEAN dan OPEC. Sementara kerja sama multilateral dilakukan dengan organisasi internasional seperti OPEC, Gerakan Non-Blok, dan PBB

 

Karakteristik Negara Anggota ASEAN (Indonesia) - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Karakteristik Negara Anggota ASEAN (Indonesia)

02 min