Jenis BUMS, Dari Firma Hingga Perseroan Terbatas

Jenis BUMS, Dari Firma Hingga Perseroan Terbatas

Dalam memperkuat perekonomian negara ternyata bukan hanya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun BUMD saja yang berperan, tetapi juga ada badan usaha milik swasta  atau BUMS. Ini adalah badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang yang berorientasi pada laba atau keuntungan sebesar-besarnya. Di Indonesia sendiri bentuk usaha ini cukup banyak dengan jenis dan tujuan ataupun peran yang berbeda. Nah, apa saja jenis BUMS yang dimaksud?

Pada dasarnya BUMS diasosiasikan sebagai bentuk usaha yang bertujuan untuk mencari keuntungan (laba maksimal), sehingga ukuran keberhasilannya adalah seberapa keuntungan yang diperoleh dari usahanya tersebut. Dimana, pendirian BUMS juga diperkuat dengan dua pasal dalam UUD 1945.

Berdasarkan UUD 1945 pasal 27 ayat 2 dan penjelasan pasal 33 alinea ketiga bidang-bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak. Kedua pasal ini menjamin pihak swasta untuk bebas menjalankan kegiatan ekonominya sejauh tidak bertentangan dengan kepentingan kesejahteraan sosial.

Selain menyediakan barang dan jasa, BUMS berperan membantu pemerintah dalam usaha mengurangi pengangguran serta memberi kontribusi dalam pemasukan pajak. BUMS dapat dibagi ke dalam beberapa jenis, antara lain :

1. Firma

Firma adalah persekutuan dua orang atau lebih untuk menjalankan suatu usaha bersama dengan memakai satu nama (nama bersama). Firma didirikan paling sedikit oleh dua orang dengan ikatan perjanjian yang dilakukan di depan notaris untuk mendapatkan akta sebagai badan hukum.

Dalam firma semua sekutu merupakan pemilik merangkap pimpinan perusahaan. Setiap anggota firma akan bertanggung jawab terhadap seluruh utang dan kerugian firma. Tanggung jawab itu tidak hanya terbatas pada modal yang disertakan saja melainkan seluruh kekayaan yang dimilikinya ikut menjadi jaminan.

2. Badan Usaha Perseorangan

Badan usaha perseorangan merupakan bentuk badan usaha yang pertama kali muncul di bidang bisnis. Bentuk usaha ini paling sederhana karena tidak terdapat perbedaan kepemilikan antara hak milik pribadi dan hak milik perusahaan. Harta benda kekayaan pribadi juga sekaligus merupakan kekayaan perusahaan.

Badan usaha perseorangan pada umumnya didirikan dan dikelola oleh individu atau pribadi. Badan usaha ini menggunakan modal sendiri atau modal pinjaman. Bentuk badan usaha ini cenderung statis, bahkan mudah bubar. Alasannya segala urusan perusahaan sangat tergantung pada karakter pemiliknya.

Peluang untuk berkembang menjadi terbuka apabila pemilik memiliki kewirausahaan dan mau mengasah naluri bisnisnya. Badan perseorangan di Indonesia berjumlah sekitar 80% dari total seluruh jumlah badan usaha.

3. Persekutuan Komanditer

Persekutuan komanditer (Commanditaire Vennotschap atau CV) adalah persekutuan dua orang atau lebih untuk mendirikan usaha dengan bentuk keterlibatan dan tanggung jawab berbeda. Perbedaan itu ditentukan oleh kedudukannya sebagai sekutu aktif atau sekutu pasif.

CV merupakan bentuk kerjasama usaha para sekutu atas dasar kepercayaan. CV didirikan untuk mempertahankan keunggulan sekaligus menghilangkan kelemahan badan usaha perseorangan. Adapun keunggulannya dalam hal memberikan kebebasan dan penguasaan penuh kepada pemilik untuk mengelola keuntungan perusahaan. Sedangkan kelemahannya dalam hal keterbatasan modal yang dimiliki.

4. Perseroan Terbatas

PT merupakan usaha berbentuk badan hukum resmi yang kepemilikannya dinyatakan dengan saham. Bentuk ini banyak dipilih pada saat ini terutama untuk bisnis yang besar. Bentuk usaha ini memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk menyertakan modalnya ke dalam bisnis tersebut dengan cara membeli saham yang dikeluarkan oleh perusahaan itu.

Dengan membeli saham sebuah perusahaan masyarakat turut menjadi pemilik perusahaan. Atas pemilikan saham itu, para pemegang saham berhak memperoleh pembagian laba atau dividen dari perusahaa  tersebut.

PT didirikan dengan akta resmi yang dibuat di depan notaris. Akta tersebut mencantumkan antara lain nama perusahaan, modal, bidanv usaha, dan alamat perusahaan. Akta tersebut harus di daftarkan untuk disahkan Kementrian Hukum dan HAM. Dengan kedudukan yang jelas, modal yang kuat, dan organisasi yang mapan maka PT cenderung lebih langgeng dibandingkan bentuk usaha lainnya.

 

 

 

Jenis BUMS, Dari Firma Hingga Perseroan Terbatas - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Jenis BUMS, Dari Firma Hingga Perseroan Terbatas

02 min