Dedicated for The Fighter

Dedicated for The Fighter

Tulisan ini didedikasikan buat orang-orang yang sekarang sedang berjuang mencari pekerjaan 🙂

Seorang teman gelisah karena masih belum dapat kerjaan selepas dari 4 tahun masa kuliahnya. Gelisah karena beban keluarga dan masyarakat yang memandang S1 yang dia dapatkan mestinya mampu menggiringnya ke dunia pekerjaan secepatnya. Beban dari orang-orang kolot yang mencibir sama aja kuliah ma yang gak sekolah ternyata sama-sama jadi pengangguran. Apalagi ejekan dari adeknya yang setiap dia pulang ke rumah selalu neriakin ‘PENGANGGURAN!!!!’ ooh.. poor you are friend..

Hmm… jadi ingat dengan masa lulus dari kuliahku tepat satu setengah tahun yang lalu. Merasakan betapa menjadi pengangguran sungguh membuat kepala pusing. Padahal nyokap sih ngerti aja, bahwa wajar kalau gak bisa dapat kerjaan langsung karena proses yang mesti dilewati untuk mendapatkan pekerjaan itu sendiri memakan banyak waktu. Belum lagi lambatnya hasil pengumuman lulus. Betapa proses yang melelahkan.

Belum lagi selepas lulus, pas banget bokap sudah ‘gak-ada’. Aku sebagai anak laki-laki tertua yang punya adek usia SMP dan 5 tahun makin tambah puyeng. But guys.. ini yang mau aku sampaikan.. ‘Ternyata Tuhan gak akan pernah memutus rezeki suatu keluarga’, Tuhan punya caranya sendiri agar suatu keluarga bisa makan selama kita juga berusaha. Pas 3 bulan masa pengangguran, selama itu pula aku dapat job MC setiap hari.. gak ada libur-liburnya. Sibuk banget, bahkan sampai ada job yang kutolak (jarang-jarang lho). Malah kalau dihitung-hitung honor ngemsiku hasilnya berkali-kali lipat dari gaji yang aku dapat dari pekerjaanku sekarang. Walau memang kelemahannya, itu adalah penghasilan gak rutin.. Tapi aku senang setidaknya kondisi sulit bisa terselamatkan. Hingga kemudian seminggu aku gak ada job, pas aku dipanggil dan diterima dengan pekerjaan aku sekarang. Thanks God…

Kadang kita berpikir betapa kejamnya Tuhan tidak memberikan rezeki pada kita. Padahal Tuhan sudah luar biasa baik hatinya. Karena rezeki bisa datang dari mana aja, jadi kalau bukan kita yang mendapatkan rezeki tersebut, mungkin bisa lewat bokap, nyokap atau keluarga kita yang lain. Yang penting Tuhan punya cara sendiri agar ‘kita bisa tetap makan’. Bukankah rezeki bukan hanya berarti pekerjaan atau uang. Melainkan bisa berupa makanan, sehat, perasaan damai, keluarga yang utuh, senyum-tawa, sahabat yang mencintai dan buanyak.. buanyak.. lainnya.

Sehingga buat yang masih belum dapat pekerjaan sabar ya.. Percaya aja kalau Tuhan sudah menyiapkan rencana yang sangat indah buat kita. Tak ada masalah yang Dia ciptakan diluar batas kemampuan kita. Kalau menurut kamu masalah yang dikasih kali ini terlalu berat, berarti Tuhan percaya kalau kamu orang yang istimewa, yang gak bermental tempe, mampu menghadapinya dan mampu membuatNya bangga. Selamat berjuang.

 


Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Dedicated for The Fighter

02 min