Contoh Teks Negosiasi

Contoh Teks Negosiasi

Contoh Teks Negosiasi – Terdapat beberapa jenis teks yang dapat kamu jumpai dengan berbagai karakteristik dan fungsi yang berbeda-beda. Kamu mungkin pernah menjumpai contoh teks negosiasi dalam kehidupan sehari-hari, namun kamu belum tentu memahami apa tujuannya dan juga struktur dalam pembentukan teks negosiasi.

Teks negosiasi merupakan salah satu teks yang menjelaskan proses negosiasi. Biasanya teks negosiasi berisi kalimat kesepakatan mengenai permasalahan yang membutuhkan penyelesaian. Tentunya teks negosiasi dibuat untuk mengatasi perdebatan sehingga dapat memperoleh suatu penyelesaian tanpa adanya paksaan.

Negosiasi harus dilaksanakan dengan santun agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Oleh karenanya, penyampaian negosiasi harus dilakukan dengan sopan, tidak menekan pihak lain, saling menguntungkan dan disertai dengan alasan.

Sebuah teks negosiasi memiliki karakteristik atau ciri-ciri yang membedakan teks ini dengan teks lainnya. Adapun ciri-ciri dari teks negosiasi diantaranya:

Terdapat beberapa contoh teks negosiasi yang dapat dijadikan referensi. Beberapa contoh mungkin pernah kamu jumpai di kehidupan sehari-hari.

Calon Penumpang       : “Pak, ke Universitas BSI berapa?”

Driver Ojek                  : “15 ribu neng”

Calon Penumpang       : “Mahal sekali pak, kan dekat sini saja. 10 ribu saja ya?”

Driver Ojek                  : “Tambah lagi ya neng, jangan 10 ribu. Kan suka macet”

Calon Penumpang       : “Oke pak, saya tambah 2 ribu ya”

Driver Ojek                  : “Oke neng”

Orientasi

Guru: Anak-anak, minggu depan akan dilaksanakan ulangan harian tentang Teks Negosiasi. Kalian harus mempersiapkan dengan baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Permintaan

Siswa: Jangan minggu depan Bu. Tugas sudah banyak dan belum selesai, ditambah tugas dari mapel lain.

Guru: Jadi kalian keberatan jika ulangan hariannya dilaksanakan minggu depan?

Pemenuhan

Siswa: Iya, Bu.

Guru: Kalau begitu kapan kalian siap untuk ulangan harian?

Penawaran

Siswa: Minggu depannya lagi saja Bu.

Persetujuan

Guru: Baiklah. Tapi, karena materi bab teks negosiasi sudah selesai, apa kalian punya usul apa yang akan kita lakukan minggu depan?

Siswa: Minggu depan kita praktek saja bu untuk bernegosiasi. Gimana, Bu?

Penutup

Guru: Wah. Ide bagus.

Orientasi

Wakil Karyawan: Selamat siang Pak…”

Wakil Perusahaan: Selamat siang. Saya Wijaya Adi, wakil dari perusahaan, ini dengan siapa?

Wakil Karyawan: “Saya Sudibyo, pak sebagai perwakilan dari karyawan”

Permintaan

Wakil Perusahaan: Sebenarnya ada apa? semua karyawan di sini melakukan demonstrasi. Kalau begini caranya, perusahaan bisa bangkrut dan berdampak pada PHK karyawan.

Pemenuhan

Wakil Karyawan: Kami hanya ingin memiliki nasib yang lebih baik pak. Selama ini kami sudah bekerja keras untuk perusahaan, namun gaji yang kami terima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan kami. Kami ingin menuntut gaji kami ditingkatkan menjadi 3 juta perbulan.

Penawaran

Wakil Perusahaan: Itu tidak mungkin. Perusahaan sudah menanggung beban terlalu berat. Apalagi ada tunjangan dan uang lembur.

Wakil Karyawan: Jika tidak bisa maka kami akan tetap mogok kerja pak.

Wakil Perusahaan: Jangan seperti itu, mari cari jalan keluarnya. Saya akan mengusulkan kenaikan UMP sampai Rp2,3 juta kepada direksi.

Wakil Karyawan: Pak, ini Ibu kota, semua harga kebutuhan pokok mahal. Tolong dinaikkan lagi pak.

Persetujuan

Wakil Perusahaan: Nanti saya akan mengusulkan ke direksi Rp2,5 juta

Wakil Karyawan: Tapi, usahakan lebih dari itu Pak, kami akan bekerja dengan lebih giat lagi.

Wakil Perusahaan: Baiklah akan saya coba. Tolong sampaikan pada teman-teman untuk kembali bekerja jika tidak maka perusahaan dapat memberikan sanksi.”

Penutup

Wakil Karyawan: Baiklah pak. Terima kasih. Boleh saya keluar?

Wakil Perusahaan: Ya, silakan.

Orientasi

Penjual: Permisi, ada yang bisa saya bantu?

Pembeli: Iya, ini kak.

Penjual: Apa kak, mau beli apa?

Permintaan

Pembeli: Sepatu slop kak.

Pembeli: Ini jadi ukuran yang 38 kak.

Pemenuhan

Penjual: Ini adanya yang ukuran 39 kak, yang 38 kosong.

Penawaran

Pembeli: Jadinya… berapa kak harganya yang ukuran 39?

Penjual: Rp75 ribu kak.

Pembeli: Tidak boleh kurang? Di lantai 1 harganya Rp65 ribu lho kak?

Penjual: Di sini boleh kurang kak. Ya beli di sini saja kak.

Pembeli: Boleh 50 kak?

Penjual: Wah.. kalau itu belum boleh kak. Naik sedikit kak?

Pembeli : Rp55 ribu bagaimana kak?

Pembelian

Pembeli: Ya sudah ini saja kak.

Penjual: Mau dibungkus plastik saja atau pakai kardusnya kak?

Pembeli: Terserah saja kak (sambil menyerahkan uang Rp55 ribu)

Penutup

Penjual: Terima kasih.

Pembeli: Sama sama.


Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Contoh Teks Negosiasi

02 min