Contoh Teks Anekdot

Contoh Teks Anekdot

Contoh Teks Anekdot – Saat ini kamu tentu sering melihat contoh teks anekdot baik disadari maupun tidak. Teks ini dapat dibuat dengan berbagai tujuan. Dalam kehidupan sehari-hari tentu kamu sering mendengar kisah atau cerita lucu bukan? Lalu apa iut teks anekdot? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Kamu mungkin pernah mempelajari tentang teks anekdot di bangku sekolah. Anekdot merupakan cerita pendek dan lucu. Teks ini digunakan untuk menyampaikan kritik dengan sindiran terhadap suatu kejadian yang menyangkut orang banyak. Dengan anekdot kritik yang disampaikan diharapkan tidak kasar atau menyakiti hati orang lain.

Teks anekdot akan mengangkat cerita dari tokoh penting atau orang yang terkenal berdasarkan peristiwa yang terjadi. Kejadian tersebut akan dijadikan sebagai dasar dalam cerita lucu dengan menambahkan unsur-unsur rekaan. Teks ini dibuat dengan cara yang unik dan lucu untuk menyampaikan realitas sosial.

Pembuatan teks anekdot tentu memiliki tujuan tersendiri. Pesan yang berisi di dalamnya biasanya merupakan pesan yang tidak langsung. Pembuatan teks anekdot biasanya memiliki beberapa tujuan sebagai berikut:

Berdasarkan kaidah kebahasaannya, teks anekdot memiliki beberapa poin yang perlu digarisbawahi sebagai berikut:

Terdapat beberapa contoh teks anekdot dengan berbagai tema yang dapat dijadikan sebagai referensi. Kamu dapat menyimak beberapa contoh berikut ini.

Abstraksi

Ada dua tokoh partai politik bernama Rahman dan Rohim. Keduanya memiliki niat dan maksud untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR (Dewan Perwakilan Daerah).

Orientasi

Setelah berkas pencalonan ke KPU diserahkan, Rahman dan Rohim ngobrol sekaligus minum kopi di kantin. Merekapun terlibat dalam percakapan yang seru.

Krisis

Rahman           : Him, sekarang di negara kita sudah terdapat banyak politisy ang kaya raya.Tahukah kamu?

Rohim              : Ya tu juga setiap orang pasti udah tau man.

Rahman           : Dengan kekayaan yang dimiliki tentunya mereka dapat membeli pakaian yang mahal sekalipun.

Rohim              : Maksudnya?

Rahman           : Ya apalagi kalau bukan baju tahanan KPK.

Reaksi

Rohim              : Kalo masalah baju tahanan KPK aku kurang paham, man.

Rahman           : Ya coba kamu pikir him, seorang politis harus mengambl uang negara paling

tidak satu miliar untuk dapat menggunakan baju tahanan KPK.

Rohim              : Oh ternyata begitu maksud kamu.

Koda

Mereka lalu memesan kopi untuk keuda kalinya sambil bercengkerama dan mengingat masa lalu keduanya yang pernah mengenakan pakaian termahal itu.


Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Contoh Teks Anekdot

01 min