Cara Ternak Puyuh Modern yang Mampu Meningkatkan Profit

Cara Ternak Puyuh Modern yang Mampu Meningkatkan Profit

Puyuh merupakan jenis burung yang tidak bisa terbang. Burung puyuh mempunyai ukuran tubuh yang relatif kecil dan memiliki kaki yang pendek. Di Indonesia, burung puyuh sangat digemari baik itu dagingnya maupun telurnya. Permintaan yang sangat tinggi membuat bisnis ternak puyuh ini sangat menjanjikan bagi kamu yang ingin menjadi pengusaha.

Jadi apakah kamu berminat untuk beternak puyuh ? Sangat berminat tapi saya tidak memiliki keterampilan untuk budidaya burung puyuh.

Jangan khawatir, kali ini kita akan mengupas bagaimana cara ternak puyuh untuk pemula secara lengkap.

Yang harus diperhatikan oleh peternak puyuh sebelum memulai bisnis ini, kamu harus memahami 3 unsur produksi usaha peternakan yaitu proses pembibitan, pemberikan pakan, dan pengelolaan ternak puyuh agar hasilnya maksimal.

Berikut penjelasan lengkap mengenai ternak puyuh bagi kamu yang masih sangat pemula :

Mempersiapkan kandang merupakan salah satu faktor terpenting dalam ternak puyuh petelur ini. Karena kandang berpengaruh sekali terhadap kesehatan dan produktivitas burung puyuh.

Untuk itu, pembuatan kandang harus dibuat sebaik mungkin agar burung puyuh merasa nyaman sehingga dapat berproduksi dengan maksimal. Tata letak kandang sebaiknya diatur di tempat yang terkena sinar matahari pagi. Sehingga kandang tidak dalam kondisi lembab.

Selain itu, temperatur kandang harus ideal berkisar 20-25 derajat Celcius. Kelembapan kandang juga harus berkisar 30-80% dan penerangan kandang saat siang hari cukup 25-40 watt, sedangkan untuk malam hari berkisar 40-60 watt (berlaku untuk cuaca dingin/musim hujan).

Ukuran kandang puyuh sangat berpengaruh terhadap kepadatan kandang atau isi burung puyuh dalam setiap kandang. Kandang yang baik mempunyai panjang maksimal 100cm dan lebar maksimal 60cm.

Dengan ukuran kandang tersebut dapat menampung populasi puyuh sebanyak 30-35 ekor. Acuan ini kita terapkan karena semakin kecil ukuran kandang maka akan semakin baik produksi burung puyuh.

Jika ukuran kandang terlalu besar, maka gerak burung puyuh akan semakin banyak sehingga pakan yang seharusnya terkonfersi menjadi telur akan terbuang percuma untuk energi burung puyuh tersebut.

Untuk memaksimalkan penggunaan tempat, biasanya kandang puyuh dibuat bertingkat-tingkat. Pada umumnya jumlah tingkat yang ideal adalah sebanyak 4 tingkat.

Untuk mendapatkan sirkulasi udara yang baik maka bahan yang digunakan untuk membuat dinding kandang adalah menggunakan strimin. Bahan alternatif lain yang bisa dijadikan dinding kandang adalah belahan bambu sekaligus dapat menghemat biaya.

Untuk dinding yang menggunakan bambu harus memperhatikan jarak antar bambu. Jangan terlalu renggang karena burung payuh dapat keluar dari kandang.

Alas kandang burung puyuh sebaiknya menggunakan bahan yang berlubang dengan tujuan kotoran dari burung puyuh dapat langsung turun ke tempat penampungan kotoran dan tidak bersentuhan langsung dengan burung puyuh.

Rata-rata peternak puyuh menggunakan alas kandang dengan kawat strimin dengan kualitas terbaik dengan tujuan agar dapat bertahan lama (6-7 periode pemeliharaan). Jika kamu menggunakan kawat strimin dengan kualitas renda maka hanya akan bertahan 1-2 periode pemeliharaan saja.

Tempat pakan dan minum sebaiknya diposisikan agar menyatu dengan kandang. Selain itu penempatan pakan diluar kandang juga berfungsi agar pakan puyuh tidak terbuang sia-sia dan pada akhirnya tercampur dengan kotoran burung puyuh.

Tempat pakan dibuat memanjang sesuai dengan ukuran kandang burung puyuh dan letakkan di depan agar mudah memberi pakannya. Sedangkan tempat minum burung puyuh sebaiknya diletakkan disamping atau belakang kandang.

Beberapa Kandang yang Biasa Digunakan dalam Budidaya Burung Puyuh :

A. Kandang untuk Induk Puyuh Petelur

Kandang ini sangat berpengaruh terhadap produktivitas dan kemampuan untuk menghasilkan telur yang berkualitas. Ukuran kandang yang digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh yang akan diternakkan.

B. Kandang untuk Induk Puyuh Pembibit

Kandang ini digunakan sebagai kandang untuk induk burung puyuh pembibit. Kandang ini mempunyai ukuran dan bentuk yang sama seperti kandang induk puyuh petelur.

C. Kandang untuk Anak Puyuh

Kandang ini adalah kandang bagi anak burung puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur 1 hari sampai dengan 2-3 minggu. Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh tetap terlindung dan mendapatkan kehangatan sesuai dengan kebutuhan.

D. Kandang untuk Puyuh Grower

Kanding ini adalah kandang untuk puyuh yang berumur 3-6 minggu. Ukuran kandang ini sama seperti kandang untuk induk pembibit.

Yang harus kamu perhatikan sebelum memulai budidaya puyuh petelur adalah penyiapan bibit puyuh. Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan budidaya. Ada 3 macam tujuan budidaya burung puyuh, yaitu :

A. Untuk produksi telur konsumsi

Dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat serta bebas dari penyakit.

B. Untuk produksi daging puyuh

Dipilih bibit burung puyuh jantan dan burung puyuh petelur afkiran.

C. Untuk produksi telur tetas

Dipilih bibit burung puyuh betina yang baik produksi telurnya dan burung puyuh jantan yang sehat dan siap untuk membuahi burung puyuh betina agar dapat menjamin telur menetas dengan kualitas baik.

Bagaimana memilih bibit burung puyuh yang berkualitas ?

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya burung puyuh petelur. Antara lain adalah :

Untuk menjaga puyuh dari serangan penyakit maka kebersihan kandang burung puyuh harus diperhatikan dan perlu dilakukan vaksinasi terhadap puyuh yang dilakukan sedini mungkin.

Pengontrolan penyakit harus dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda burung puyuh yang terkena penyakit harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atapun dinas peternakan setempat.

Pemberian pakan puyuh petelur terdiri dari beberapa jenis, yaitu : bentuk pelet, remah-remah, dan tepung. Pemberian pakan ini dilakukan 2 kali sehari pagi dan siang (untuk puyuh anakan). Sedangkan untuk puyuh dewasa diberikan pakan 1 kali sehari yaitu di pagi hari.

Membuat pakan puyuh sendiri ternyata jauh lebih efektif dan efisien dalam mengurangi biaya produksi. Perbandingan untuk campuran pakan puyuh adalah 3:1:1 (Pelet:Jagung:Bekatul).

Pakan buatan sendiri ini bisa dilakukan seminggu sekali. Tentunya harus diperhatikan cara penyimpanan pakan puyuh ini agar tidak berjamur. Sementara untuk komposisi bahan bisa dikonsultasikan sesuai dengan saran pabrik produsen konsentrat.

Pemberian suplemen probiotik Mig biasanya dicampur di tempat air minum puyuh, tetapi dapat juga dicampur dengan pakan.

Ketika umur puyuh 4 – 7 hari, maka sebaiknya diberi vaksinasi dengan dosis setengah dari dosis vaksinasi untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata atau air minum.

Pemberian obat segera dilakukan apabila puyuh terlihat sakit dengan meminta bantuan petunjuk PPL setempat.

Untuk memantapkan semangat kamu, silahkan lihat vidio tips sukses beternak puyuh dibawah ini

Penyebab: Bakteri anreobik yang membentuk spora dan menyerang usus puyuh, sehingga timbul peradangan pada usus.

Gejala: Puyuh tampak lesu, mata puyuh tertutup, puyuh terlihat kusam, kotoran berair, dan mengandung asam urat.

Pengendalian: Memperbaiki tata laksana pemeliharaan, serta harus memisahkan burung puyuh yang sakit dan yang sehat.

Penyebab: virus yang menyerang karena cuaca ekstrim dan daya tahan tubuh burung puyuh yang menurun.

Gejala: susah nafas, batuk, bersin, lesu, mata ngantuk, tinja encer kehijauan, kepala memutar tak menentu dan lumpuh.

Pengendalian: menjaga kebersihan dan membersihkan peralatan yang terkena virus, burung yang mati dibuang dan dikubur jauh dari tempat budidaya. Dan juga mencegah tamu yang masuk ke kandang.

Penyebab: kuman Salmonella Pullorum

Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu mengerut, sayap menggantung.

Pengendalian: menjaga kebersihan dan membersihkan peralatan yang terkena virus, burung yang mati dibuang dan dikubur jauh dari tempat budidaya. Dan juga mencegah tamu yang masuk ke kandang.

Penyabab: keracunan makanan atau lingkungan kurang bersih

Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan hilang, bulu kusam, kedinginan menggigil.

Pengendalian: menjaga kebersihan dan litter tetap kering. Jika sudah terlanjur terserang berikan Tetra Chlorine, Noxal, atau Trisula Zuco tablet yang dilarutkan ke air minum.

Penyebab: Poxvirus

Gejala: timbul kopengkopeng pada bagian yang tidak berbulu yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah

Pengendalian: memberi vaksin dipteria dan memisahkan burung puyuh yang terinfeksi.

Penyebab: virus Quail Bronchitis

Gejala: lesu, bulu kusam, tubuh gemetar, batuk dan bersin, mata dan hidung kadang mengeluarkan lendir.

Pengendalian: pemberian pakan bergizi serta sanitasi yang baik.

Penyebab: cendawan Aspergilus Fumigatus

Gejala: gangguan pernafasan, mengantuk, nafsu makan berkurang

Pengendalian: perbaikan sanitasi dan lingkungan sekitar

Penyebab: cacing

Gejala: kurus, lesu, lemah

Pengendalian:membesihkan kandang, memberikan pakan yang baik

9. Snot/Coryza

Penyebab: virus

Gejala: mata merah, membengkak, dan berlendir

Posting Cara Ternak Puyuh Modern yang Mampu Meningkatkan Profit .


Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Cara Ternak Puyuh Modern yang Mampu Meningkatkan Profit

05 min