Cara mewarnai gambar dengan photoshop

Nah, sekarang saya akan bagi-bagi bagaimana Caranya mewarnai gambar dengan Photoshop. Sekali lagi, sebelumnya gue pengen menyampaikan kekagumanku kepada Photoshop yang memang luar biasa sangat. Photoshoplah yang mempu memberikan hari-hariku makin berwarna karena keajaibannya. Photoshoplah yang mampu membuat foto-foto, animasi serta teks-ku semakin eksklusif. Cinta banget dah gue buat pencipta photoshop. Cup Muah dari Indonesia..

Langsung saja ini dia rangkaian tahapan mewarnai gambar dengan photoshop.
Pertama, buat sketsamu.

Trus di scan. Atau kalau gak punya scanner kayak gue bisa dijepret aja pakai kamera.
Lalu buka gambarnya di ‘Adobe Photoshop’.
Phostoshop ACTIONN!!!

Kalau gambarmu dirasa masih kotor, bisa diedit dulu lewat menu : Image > Adjustment > Level
Pokoknya atur aja panel-panelnya sesuka hati sehingga gambar akan terlihat bersih. Klik OK untuk menyimpan.

Untuk bagian yang masih gelap. kamu bisa manfaatkan tool DODGE.
Dan pastikan pula Range berada pada posisi Highlight.
Selanjutnya kamu bisa pastikan Diameter Brush dan Exposure sesuai kebutuhan.

Sat-sit-sut. Cling.. Sketsa sudah bersih!!!

Lanjut, kita ke sidebar sebelah kanan. Segera kamu pelototin kolom kanan paling bawah.
Nah, tugas berikutnya buka lock layer dengan klik ganda pada layer tersebut.
Nanti secara otomatis akan muncul kotak dialog. Isi sesuka hati dan klik OK.

Layer nanti akan berada dalam posisi unlock. Yang ditampilkan dengan gambar gembok yang dah lenyap. Kemudian ubah blending mode menjadi Multiply, karena mode inilah yang akan menembuskan warna sketsa.

Buat layer baru dengan mengklik menu monitor paling atas.
di deretan File [Edit Image layer…] Pilih layer > New > Layer.
Sehingga layer baru inilah yang akan digunakan untuk menampung warna kulit.
Letakan layer baru tersebut di bawah layer awal (skets).
Pilih warna sesuai kebutuhan yang ada di sidebar sebelah kiri.
Dan segera aktifkan Tool Brush untuk mewarnai.
Kalau gak hati-hati banget warnainnya bisa gak rapi alias keluar garis.

Dan pilih menu Polygonal Lasso untuk membatasi area pewarnaan.

Selanjutnya tinggal bikin bayangan-bayangan warna, biar makin terlihat hidup.
Dodge tool diubah menjadi Burn Tool dan Range yang ada di optian atas monitor diubah ke Shadow.
Diolesin deh ke gambar.
Selanjutnya, untuk membuat bayangan cahaya pada rambut range tinggal diubah ke Highlight. Gesek-gesek!!

Oke! Kalau Body sudah semuanya diwarnain.
Last touching tinggal mengedit sesuka hati lewat program photoshop lagi, corel draw, atau gue lebih suka yang langsung jadi lewat Photoscape.

Di edit-edit..

Nah Bagaimana, Selamat bereksperimen yaw. Kalau ada pertanyaan langsung komen di bawah aja.
Sampai ketemu di Next ‘Photoshop Tricks’..

 

Cara Menggunakan Adobe Photoshop

Metode1

Membuat Gambar Baru

  1. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 1
    1
    Buka Photoshop pada komputer. Aplikasi ini bisa Anda temukan di menu “Start” Windows atau folder “Applications” pada komputer Mac. Photoshop akan menampilkan halaman sambutan setelah dibuka.
  2. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 2
    2

    Klik Create new. Opsi ini berada pada panel kiri. Jendela “New Document” akan dibuka dan Anda bisa menyesuaikan ukuran kanvas awal pada jendela tersebut.

    • Jika Anda menggunakan versi lama dari Adobe Photoshop yang tidak menampilkan atau memiliki halaman sambutan, klik menu “File” dan pilih “New” untuk membuat gambar baru.
    • Jika Anda ingin membuka gambar yang sudah ada dari komputer, pilih “Open” untuk menelusuri berkas.
  3. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 3
    3

    Tentukan dimensi kanvas yang dibuat. Kanvas ini akan menjadi area kerja dan Anda harus membuatnya dalam ukuran yang diinginkan. Ada baiknya Anda mengawali dengan templat atau preset dokumen kosong yang Anda bisa telusuri menggunakan tab di bagian atas jendela. Templat-templat ini dikelompokkan berdasarkan jenis gambar dan memuat opsi-opsi ukuran dan resolusi paling umum untuk beragam jenis proyek.

    • Sebagai contoh, jika Anda ingin membuat gambar berukuran A5 untuk dicetak, klik tab “Print” dan pilih “A5”.
    • Anda juga bisa menyesuaikan dimensi dan resolusi gambar secara manual menggunakan panel “Preset Details” di sisi kanan.
  4. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 4
    4

    Ubah resolusi gambar. Resolusi menentukan banyaknya piksel dalam satu inci persegi gambar. Makin banyak jumlah piksel dalam area tersebut, makin jelas detail gambar. Jika Anda memilih templat dokumen kosong, jaga resolusi agar tetap sama, kecuali Anda memang perlu menetapkannya dalam besaran yang sudah pasti. Jika Anda berencana mencetak gambar dan sebelumnya tidak memilih templat dari kategori “Print”, naikkan resolusi gambar menjadi minimal “220 ppi” (atau “300 ppi” untuk hasil terbaik).[1] Opsi “300 ppi” merupakan resolusi cetak bawaan/utama Adobe.

    • Makin tinggi jumlah piksel per inci (ppi), makin besar pula ukuran berkas yang dihasilkan. Berkas-berkas yang besar membutuhkan tenaga proses yang lebih besar dari komputer dan memakan waktu yang lebih lama untuk diunduh. Oleh karena itu, jangan gunakan opsi “300 ppi”, kecuali jika Anda memang berencana mencetak gambar yang dibuat.
    • Resolusi web standar adalah “72 ppi”. Saat membuat gambar untuk diunggah ke internet, berfokuslah pada dimensi (tinggi dan lebar), alih-alih resolusinya (ppi). Peningkatan resolusi ke opsi di atas “72 ppi” untuk gambar-gambar berbasis web tidak akan membuat perubahan saat gambar ditampilkan di peramban web.
    • Pilih resolusi yang Anda ingin pertahankan. Anda tidak dapat menaikkan resolusi gambar di lain waktu tanpa mengurangi kualitas gambar.
  5. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 5
    5

    Tentukan mode warna gambar. Mode warna menentukan perhitungan dan penayangan warna. Pilih templat atau preset untuk menentukan mode warna secara otomatis. Namun, Anda mungkin perlu mengubahnya, tergantung pada konten yang akan dibuat. Mode warna merupakan pengaturan yang Anda masih bisa ubah setelah gambar diciptakan, tanpa risiko atau konsekuensi yang serius.

    • RGB Color” merupakan mode warna standar. Mode ini cocok untuk gambar-gambar yang akan ditinjau di komputer, serta sebagian besar dokumen cetak.
    • CMYK Color” erupakan mode warna umum yang lain, tetapi biasanya hanya digunakan untuk dokumen cetak. Ada baiknya Anda membuat gambar dalam mode RGB terlebih dahulu, kemudian mengonversinya ke mode CMYK sebelum mencetaknya karena komputer secara otomatis akan menampilkan warna-warna RGB.
    • Grayscale” merupakan opsi lain yang cukup umum dan cocok dengan namanya. Alih-alih mendapatkan beragam pilihan warna, Anda hanya akan menggunakan berbagai corak abu-abu.
    • Pada mode warna apa pun, making tinggi bilangan atau jumlah bit, makin banyak warna yang bisa ditampilkan. Namun, peningkatan jumlah bit akan menaikkan ukuran berkas sehingga hanya gunakan bilangan yang lebih tinggi jika benar-benar diperlukan.
  6. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 6
    6

    Pilih latar belakang gambar. Opsi ini secara umum menentukan apakah kanvas awal Anda memiliki warna solid atau transparan.

    • Kanvas putih, yang merupakan opsi bawaan untuk sebagian besar proyek akan memudahkan Anda untuk mengetahui langkah atau karya yang sedang dibuat.
    • Kanvas transparan memudahkan Anda untuk menerapkan efek dan menghasilkan gambar-gambar web tanpa latar (mis. untuk ikon atau stiker).
    • Anda bisa mengawali proyek dengan latar belakang transparan, kemudian mewarnainya dengan putih. Anda juga bisa membuat elemen-elemen gambar lain pada layer terpisah di atas latar. Saat nanti Anda menghapus latar belakang putih, Anda akan mendapatkan latar belakang transparan dan hasilnya pun akan sama bagusnya.
  7. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 7
    7
    Klik Create untuk membuat gambar. Anda akan dibawa ke ruang kerja Photoshop dan bisa melihat kanvas yang dibuat.
Metode2

Menggunakan Layer

  1. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 8
    1

    Cari panel “Layers”. Jika Anda tidak menemukan panel bernama “Layers” di pojok kanan bawah jendela Photoshop, tekan tombol “F7” pada kibor untuk menampilkannya. Layer (lapisan) memungkinkan Anda untuk memisahkan aspek-aspek atau elemen-elemen gambar, termasuk filter dan perubahan warna menjadi bagian-bagian yang dapat disunting secara terpisah. Penyuntingan pada satu layer hanya akan memengaruhi layer terpisah (meskipun mode-mode layer dapat menentukan interaksi antar-layer). Layer ditempatkan secara bertumpuk untuk membentuk gambar akhir, dan Anda bisa mengubah susunan, menggabungkan, atau menyesuaikan setiap layer sesuai kebutuhan.

    • Saat membuat atau membuka gambar baru, Anda akan memiliki satu “layer”—layer “Background” atau latar. Amati layer bernama “Background” pada panel “Layers”.
  2. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 9
    2

    Klik tombol “New Layer” untuk membuat layer baru. Tombol ini ditandai oleh ikon persegi kecil dengan tanda tambah di dalamnya, di bagian bawah panel “Layers”. Sekarang, Anda akan melihat layer baru bernama “Layer 1” di atas layer “Background”.

    • Cara lain membuat layer baru adalah dengan mengeklik menu “Layer”, memilih “New”, dan mengeklik “Layer”. Saat membuat layer baru dengan metode ini, Anda akan diminta memberi nama layer dan menentukan beberapa parameter yang akan berguna setelah Anda mempelajari lebih jauh mengenai Photoshop.
    • Cara ketiga membuat layer baru adalah dengan menekan tombol Shift” + “Command” + “N” pada komputer Mac, atau Shift” + “Control” + “N” pada PC.
    • Anda bisa menampilkan atau menyembunyikan layer dengan mengeklik kotak yang ditandai oleh ikon mata di samping layer yang bersangkutan.
  3. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 10
    3

    Sesuaikan tingkat opasitas (opacity) dan isian (filllayer. Anda bisa menyesuaikan tingkat opasitas layer (seberapa transparan semua elemen yang ada pada layer) menggunakan menu drop-down “Opacity” dan “Fill” pada panel “Layers”.

    • Kedua opsi ini memberikan efek yang sama, kecuali jika Anda memiliki teks atau objek lain, serta gaya layer (mis. pola goresan, bayangan, atau kilau) pada layer yang sama. Dalam situasi seperti ini, opsi “Fill” menentukan tingkat opasitas teks/objek, sementara opsi “Opacity” hanya menyesuaikan tingkat opasitas gaya atau filter.[2]
  4. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 11
    4

    Sesuaikan mode layer. Secara bawaan, mode yang terpilih adalah “Normal”, tetapi Anda bisa memilih opsi yang lain dari menu tersebut untuk mendapatkan hasil yang berbeda. Ada beragam opsi mode yang menerapkan efek-efek yang berbeda ke setiap layer dan pada akhirnya menentukan interaksi setiap layer dengan layer di bawahnya.

    • Bereksperimenlah dengan beragam mode layer untuk mengetahui fungsi atau efeknya. Tutorial yang lebih terperinci bisa Anda cari dan akses dari internet.
  5. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 12
    5
    Tayangkan atau sembunyikan layer. Anda bisa melihat bahwa setiap layer memiliki ikon bola mata di sisi kiri namanya. Klik ikon tersebut untuk menyembunyikan layer agar Anda hanya bisa melihat layer-layer yang tampak pada gambar.
  6. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 13
    6
    Kunci layer. Setelah selesai menyunting atau mengatur layer, Anda mungkin perlu menguncinya, baik secara keseluruhan maupun sebagian. Dengan demikian, layer tidak akan mengalami perubahan secara tidak sengaja. Untuk menguncinya, klik layer pada panel dan pilih ikon gembok.
  7. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 14
    7

    Gabungkan dua atau beberapa layer. Saat bekerja (dan terutama saat menyelesaikan gambar), Anda mungkin perlu menggabungkan beberapa layer menjadi satu. Penggabungan ini tidak dapat dibatalkan sehingga pastikan Anda menggabungkan layer-layer yang memang tidak perlu digabungkan secara terpisah nanti.

    • Untuk menggabungkan beberapa layer menjadi satu, sembunyikan layer yang Anda tidak ingin gabungkan terlebih dahulu dengan mengeklik ikon mata pada layer yang sesuai. Setelah itu, klik menu “Merge” dan pilih “Merge Visible”.[3] Anda kemudian dapat menampilkan kembali layer-layer yang lain dengan mengeklik ikon bola mata pada tempatnya.
    • Untuk menggabungkan semua layer menjadi satu, klik menu “Layer” dan pilih “Flatten Image”. Jika Anda ingin menyimpan gambar dalam format yang kompatibel dengan web (mis. JPG atau GIF), Anda perlu “meratakan” (flatten) gambar terlebih dahulu.
Metode3

Menggunakan Peralatan Seleksi

  1. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 15
    1

    Gunakan marquee tool untuk memilih objek dengan bingkai persegi atau lingkaran. Bilah peralatan yang berada di sisi kiri area kerja merupakan “gudang” peralatan yang Anda akan gunakan di Photoshop. Di bagian atas bilah, Anda bisa melihat ikon persegi yang terbentuk dari garis putus-putus. Jika Anda mengeklik dan menahan ikon tersebut, Anda bisa melihat semua peralatan marquee (marquee tool). Peralatan ini memungkinkan Anda untuk memilih satu atau seluruh bagian gambar. Setelah memilih sesuatu, Anda bisa menyalin, menyunting, atau menghapusnya sesuai kebutuhan. Anda dapat mengetahui objek yang sudah dipilih saat objek atau bagian dikelilingi oleh “barisan semut”. Untuk membatalkan seleksi dan menghapus barisan semut, tekan pintasan Control” + “D” (PC) atau Command” + “D” (Mac). Namun, perlu diingat bahwa objek yang diseleksi akan bergantung pada layer yang sedang aktif atau terpilih.

    • Peralatan marquee memungkinkan Anda untuk membuat seleksi dalam bentuk yang sudah ditetapkan. “Rectangular marquee” merupakan opsi bawaan yang sudah terpilih, tetapi Anda juga bisa memilih “Elliptical marquee” untuk area seleksi berbentuk lingkaran atau bundar.
    • Peralatan ini digunakan sama seperti saat Anda memilih berkas di komputer dengan mengeklik dan menyeret kursor. Untuk menjaga proporsi seleksi, tekan dan tahan tombol “Shift” sambil membuat seleksi.
  2. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 16
    2

    Gunakan peralatan laso (lasso tool) untuk menyeleksi secara bebas. Peralatan seleksi berbasis bentuk memang cocok untuk beberapa objek, tetapi bagaimana jika Anda perlu memilih area atau objek dengan bentuk yang aneh atau rumit? Klik dan tahan ikon tali laso pada bilah peralatan untuk melihat opsi-opsi penyeleksi laso yang memungkinkan Anda untuk menyeleksi objek secara bebas (freehand).

    • Opsi laso utama memungkinkan Anda untuk mengeklik dan menyeret kursor di sekeliling objek yang perlu dipilih. Anda perlu menyeret kursor sedekat mungkin dengan bingkai atau sisi objek karena apa pun yang Anda tandai akan menjadi bagian seleksi.
    • Opsi laso poligon memiliki fungsi yang serupa, tetapi mengharuskan Anda untuk membuat titik-titik acuan (anchor point) dengan mengeklik area tertentu, alih-alih mengeklik dan menyeret kursor.
    • Opsi ketiga adalah opsi laso magnetik (magnetic lasso) yang membantu Anda mengikuti sisi-sisi objek terpilih. Klik dan seret kursor di sekitar objek yang diinginkan seperti saat Anda menggunakan peralatan laso utama atau biasa. Setelah selesai, klik dua kali titik awal agar bingkai seleksi secara “ajaib” menempel pada setiap sudut atau sisi objek.
    • Ketiga peralatan laso ini mengharuskan Anda untuk menutup bingkai atau area seleksi setelah menandai area. Tutup bingkai atau area dengan mengeklik titik awal (Anda bisa melihat lingkaran kecil di samping kursor). Jika Anda membuat kesalahan, hapus titik acuan dengan menekan tombol spasi balik (backspace).
  3. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 17
    3

    Gunakan peralatan seleksi objek untuk membuat seleksi cepat. Klik dan tahan ikon di samping kanan bawah ikon laso untuk melihat peralatan seleksi objek. Peralatan-peralatan ini memudahkan proses pemilihan objek tertentu dengan beragam parameter:

    • Magic Wand:” Dengan peralatan ini, Anda bisa memilih area dengan warna yang konsisten pada gambar, tanpa harus menandainya secara manual.[4] Klik area yang ingin diseleksi menggunakan peralatan ini untuk memilih piksel-piksel serupa (dalam hal ini, piksel dengan warna yang sama). Anda bisa menentukan selektivitas peralatan terhadap warna dengan menaikkan atau menurunkan tingkat toleransinya. Dengan demikian, Anda bisa memilih bagian tertentu atau objek secara keseluruhan.
    • Object Selection:” Pilih peralatan ini untuk menyeleksi objek dengan mudah. Anda bisa mengeklik opsi marquee persegi atau laso pada bilah peralatan yang berada di bagian atas layar untuk menentukan bentuk bingkai atau area seleksi, kemudian menandai garis luar objek menggunakan bentuk tersebut. Saat Anda mengangkat jari dari tetikus, Photoshop secara otomatis akan memilih bagian dalam objek.
    • Quick Selection:” Peralatan ini mungkin merupakan peralatan seleksi paling umum dan berguna untuk menyunting area-area gambar. Peralatan ini merupakan gabungan magic wand tool dan peralatan laso magnetik. Klik dan seret kursor untuk memilih area-area berdekatan yang Anda ingin pilih dari gambar.
Metode4

Menggambar dan Melukis

  1. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 18
    1

    Klik ikon kuas lukis untuk memilih jenis kuas. Ikon ini berada pada panel bilah peralatan kiri. Kuas digunakan untuk menambahkan piksel ke gambar (dengan kata lain, untuk melukis atau menggambar). Anda bisa menggunakan peralatan ini untuk memberikan elemen tambahan pada foto, atau melukis gambar baru dari awal. Opsi kuas dapat disesuaikan melalui menu kuas dan hadir dalam beragam templat atau preset bentuk.

    • Anda bisa mengunduh lebih banyak preset atau templat kuas secara garis atau dengan biaya tertentu dari beragam situs web.
    • Sesuaikan ukuran, kekerasan, dan opasitas sapuan kuas menggunakan peralatan-peralatan yang ditampilkan di bagian atas area kerja. Kuas yang lebih besar dapat mengisi area yang lebih luas, kuas yang lebih keras menghasilkan garis-garis yang lebih tegas, sementara kuas dengan tingkat opasitas goresan kuas yang lebih rendah memungkinkan Anda untuk menimpa warna-warna dan mendapatkan kendali yang lebih besar.
    • Klik panel “Color” di sisi kanan jendela Photoshop untuk melihat palet warna, kemudian pilih warna yang Anda ingin gunakan.
  2. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 19
    2

    Coba kaburkan, tajamkan, dan “gosok” warna pada gambar. Anda bisa menemukan peralatan-peralatan untuk prosedur-prosedur tersebut dengan mengeklik ikon jari yang mengarah ke bawah. Klik dan tahan ikon untuk melihat semua opsi. Peralatan-peralatan ini memengaruhi semua piksel yang Anda tambahkan atau gambar dengan kuas, serta bisa digunakan untuk mendapatkan beragam efek.

    • Blur:” Peralatan ini “melepaskan” dan membaurkan piksel-piksel sehingga apa pun yang Anda sapu atau “usap” menggunakan peralatan ini akan tampak lebih kabur atau buram. Tingkat keburaman hasil akan bergantung pada kekuatan atau persentase yang Anda pilih pada menu di bagian atas jendela Photoshop.
    • Sharpen:” Peralatan ini merupakan kembalikan dari peralatan blur sehingga dapat mengencangkan dan menggabungkan piksel-piksel pada gambar. Namun, gunakan peralatan ini sesuai kebutuhan karena dapat memberikan hasil yang kasar atau terlalu tajam.
    • Smudge:” Peralatan ini akan mengambil warna yang Anda pilih dan memaparkan warna tersebut pada area-area yang disapu oleh kursor.
  3. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 20
    3

    Coba dodgeburn, dan sponge tool. Dodge tool dapat mencerahkan gambar, burn tool berfungsi menggelapkan gambar, sementara sponge tool menaikkan atau mengurangi kejenuhan warna. Ikon peralatan ini terlihat seperti permen loli atau kaca pembesar, tergantung kepada siapa yang Anda tanya (mis. anak-anak atau orang dewasa). Klik dan tahan ikon untuk melihat semua opsi. Dengan peralatan-peralatan ini, Anda bisa mencerahkan bagian yang terpapar cahaya dan menggelapkan bagian yang tidak terkena cahaya secara langsung pada gambar.

    • Karena peralatan ini memengaruhi piksel aktual pada gambar, coba duplikatkan layer dan kunci layer asli. Dengan demikian, Anda tidak akan sampai merusak gambar asli. Untuk menduplikatkan layer, klik kanan layer dan pilih “Duplicate Layer”.
    • Anda bisa mengubah jenis corak warna yang diubah oleh dodge tool atau burn tool, serta efek dari sponge tool menggunakan opsi-opsi yang ditampilkan pada menu di atas jendela. Coba pilih highlight untuk dodge tool dan lowlight untuk burn tool karena kedua opsi ini melindungi corak-corak sedang atau tengah (kecuali jika Anda pun ingin mengubah corak tersebut).
    • Anda juga bisa menaikkan ukuran kuas, serta intensitasnya menggunakan opsi-opsi yang ditampilkan di atas layar.
  4. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 21
    4

    Gunakan peralatan pulpen untuk membuat gambar yang lebih presisi. Peralatan ini merupakan peralatan Photoshop yang lebih canggih karena digunakan untuk membuat jalur (path), alih-alih untuk melukis. Klik dan tahan ikon pena pada bilah peralatan untuk melihat semua peralatan pulpen yang tersedia, kemudian klik opsi yang diinginkan.

    • Untuk menggunakan peralatan pulpen, klik tetikus pada setiap titik di garis yang diinginkan untuk menciptakan segmen. Titik acuan atau penanda akan ditambahkan ke setiap area yang Anda klik. Setelah selesai, klik titik acuan atau panduan pertama untuk menutup jalur. Anda kemudian bisa menyeret titik-titik acuan untuk mengubah bentuk garis dan menciptakan lengkungan.
    • Untuk mendapatkan kendali yang lebih besar atas garis-garis lengkung, gunakan peralatan “Curvature pen”.
    • Untuk menggambar jalur tanpa menempatkan titik acuan atau penanda secara manual, gunakan peralatan “Freehand pen”.
  5. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 22
    5

    Bereksperimenlah dengan peralatan stempel klona. Ikonnya tampak seperti stempel pada panel kiri. Peralatan ini digunakan untuk mengambil bagian tertentu dari gambar dan menyalinnya di bagian lain. Anda bisa memanfaatkannya untuk menyelesaikan masalah seperti noda pada kulit, menghapus helai rambut yang mengganggu, atau semacamnya. Cukup pilih peralatan, tekan tombol “Alt” sambil mengeklik area yang Anda ingin salin, kemudian klik area yang Anda ingin tutupi.

    • Amati gambar dengan saksama karena area yang disalin akan bergerak secara proporsional mengikuti gerakan kursor saat Anda menutupi area atau bagian yang perlu diubah atau diperbaiki.
    • Langkah lain yang Anda bisa ikuti untuk menutupi atau menyamarkan noda atau ketidaksempurnaan pada gambar adalah menggunakan healing brush tool yang ikonnya tampak seperti plester penutup luka.
  6. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 23
    6

    Klik dan tahan ikon rectangle tool untuk menggambar dengan bentuk. Semua opsi bentuk yang Anda bisa gambar akan ditampilkan. Anda dapat menggunakan panel warna untuk memilih warna bentuk sebelum menggambarnya, atau mengisi bentuk dengan warna atau gradien setelahnya.

    • Untuk menggambar dengan bentuk, pilih bentuk yang diinginkan dari panel peralatan, kemudian klik dan seret kursor pada kanvas.
    • Untuk menggambar persegi, lingkaran, atau bentuk lain dengan sempurna, tekan dan tahan tombol “Shift” sambil mengeklik dan menyeret kursor.
Metode5

Memilih Warna

  1. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 24
    1

    Klik jendela seleksi warna untuk memilih warna dari palet. Anda bisa mengeklik tab “Color” di pojok kanan atas ruang kerja untuk membukanya. Untuk mengubah pilihan warna, cukup klik warna yang Anda ingin ubah atau gunakan. Untuk menyelaraskan warna, klik dua kali warna pada dua persegi yang saling bertumpuk di pojok kiri atas palet.

    • Persegi-persegi yang bertumpuk di atas palet menampilkan warna yang terpilih sebagai warna latar depan dan warna latar belakang. Untuk mengubah warna latar belakang, klik dua kali warna latar belakang yang sedang aktif.
  2. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 25
    2
    Klik dua kali warna terpilih untuk menyelaraskan coraknya. Jika Anda ingin menggunakan warna yang spesifik, awali dengan warna yang sudah ada dan sesuaikan paramternya hingga tampilan warna dirasa sesuai. Jika Anda mengetahui kode heks warna yang ingin digunakan, Anda bisa memasukkannya pada kolom yang tersedia.
  3. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 26
    3
    Gunakan peralatan pipet (eyedropper tool) untuk memilih warna yang sudah ada pada gambar. Jika Anda ingin menggambar atau melukis dengan warna yang sudah ada pada gambar, klik ikon peralatan pipet pada bilah peralatan, kemudian klik warna yang diinginkan. Secara otomatis, warna tersebut akan ditetapkan sebagai warna latar depan. Namun, presisi pemilihan warna mungkin tidak tinggi sehingga Anda perlu memperbesar gambar agar bisa mengendalikan atau memilih piksel berwarna yang sesuai.
  4. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 27
    4

    Klik ikon peralatan gradien (gradient tool) untuk menggunakan pola gradien. Ikon ini tampak seperti persegi berwarna abu-abu yang memudar pada bilah peralatan. Dengan peralatan ini, Anda bisa mengisi bentuk dengan gradien warna atau memudarkan warna pada layer atau bagian dalam objek.

    • Untuk menggunakan peralatan ini, pilih opsi di bagian atas layar, kemudian klik titik awal dan titik akhir gradien. Pola gradien akan ditentukan oleh lokasi garis yang Anda gambar, serta panjangnya. Sebagai contoh, garis yang lebih pendek membuat transisi gradasi warna menjadi lebih pendek. Bereksperimenlah untuk mencari tahu cara mendapatkan gradien yang Anda inginkan atau butuhkan.
  5. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 28
    5

    Gunakan peralatan ember cat (paint bucket tool) untuk mengisi objek dan layer dengan warna. Untuk mengakses peralatan ini, klik dan tahan ikon gradient tool dan pilih “Paint Bucket tool”. Setelah itu, klik objek atau layer yang Anda ingin isi dengan warna terpilih.

    • Seperti halnya peralatan lain, paint bucket tool hanya bekerja pada layer terpilih atau yang aktif. Jika Anda ingin mengubah warna latar belakang, pastikan Anda memilih layer latar belakang sebelum mengisinya dengan warna.
Metode6

Menambahkan Teks

  1. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 29
    1
    Klik tombol T untuk menggunakan peralatan teks. Tombol ini berada pada bilah peralatan di sisi kiri jendela. Peralatan ini berfungsi menambahkan teks pada layer baru sehingga Anda tidak perlu repot-repot membuat sendiri layer. Setelah memilih peralatan ini, klik dan seret kursor pada kanvas untuk membuat kolom teks, seperti saat Anda menggunakan marquee tool atau shape tool. Buat kolom atau layer teks baru untuk setiap baris teks yang Anda ingin gunakan karena dengan demikian, Anda memiliki kendali yang lebih besar atas penjarakan dan spasi antarbaris.
  2. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 30
    2
    Pilih fon. Opsi-opsi teks ditampilkan di bagian atas jendela Photoshop. Anda bisa memilih jenis fon, ukuran teks, ketebalan huruf, dan penjarakan teks, serta warnanya.
  3. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 31
    3
    Konversi teks menjadi path atau jalur. Anda bisa mengubah teks menajdi jalur atau path jika ingin melakukan distorsi bentuk dan ukuran teks. Prosedur ini mengubah setiap huruf menjadi bentuk. Untuk mengonversi teks menjadi jalur, klik kanan layer yang memuat teks dan pilih “Convert to shape”.
Metode7

Membuat Penyesuaian pada Gambar

  1. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 32
    1

    Klik menu Filters untuk melihat dan memilih filter. Anda bisa menggunakan filter-filter pada layer atau seleksi yang tampak untuk mendapatkan beragam efek. Saat memilih filter, Anda bisa melihat menu dengan beragam parameter yang memungkinkan Anda untuk mengendalikan tampilan atau efek pada gambar. Filter hanya bisa diterapkan pada layer atau seleksi yang sedang aktif sehingga pastikan Anda sudah memilih layer atau membuat seleksi terlebih dahulu sebelum menerapkan filter.

    • Anda bisa menggunakan filter “Gaussian blur” untuk membaurkan piksel-piksel pada layer secara signifikan. Filter “Add noise”, “Clouds”, dan “Texture” dapat memberikan tekstur pada gambar. Sementara itu, filter-filter lain dapat dimanfaatkan untuk memberikan dimensi atau mendistorsi gambar. Anda perlu bereksperimen untuk menemukan filter yang tepat untuk proyek Anda.
  2. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 33
    2

    Sesuaikan tingkat warna secara keseluruhan menggunakan panel “Levels”. Panel ini memungkinkan Anda untuk mengendalikan tingkat kecerahan gambar, keseimbangan warna, dan kontrasnya dengan secara spesifik menentukan tingkat putih mutlak dan tingkat hitam mutlak pada gambar. Untuk membuka pengaturan ini, klik menu “Image”, pilih “Adjustments”, dan klik “Levels”.

    • Panel “Levels” dilengkapi beberapa templat atau preset yang Anda bisa coba, dan opsi ini dapat menjadi pilihan awal yang tepat. Sebagai contoh, pilih “Increase Contrast” untuk menaikkan tingkat kontras warna pada gambar.
    • Anda juga bisa menyesuaikan tingkat kontras, keseimbangan warna, kejenuhan warna, kecerahan, dan aspek-aspek lain secara terpisah pada menu “Image” > “Adjustments”.[5]
  3. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 34
    3
    Gunakan panel “Curves” untuk menyesuaikan corak warna pada gambar. Untuk mengakses panel ini, klik menu “Image”, pilih “Adjustments”, dan klik “Curves”. Anda akan melihat garis yang melintang secara diagonal di dalam kotak. Skala horizontal mewakili masukan gambar dan skala vertikal mewakili keluaran gambar. Klik garis untuk membuat titik acuan atau penanda, kemudian seret titik-titik tersebut untuk mengubah corak warna pada gambar. Panel ini memberi Anda kendali yang lebih besar atas tingkat kontras gambar dibandingkan menu “Contrast”. [6]
  4. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 35
    4

    Lakukan transformasi pada objek yang diseleksi. Anda bisa menggunakan peralatan “Transform” untuk mengubah ukuran, memutar, mencondongkan, merentangkan, atau melengkungkan area seleksi, layer, atau rangkaian layer terpilih. Klik menu “Edit” dan pilih “Transform” untuk melihat semua opsi transformasi. Pilih opsi yang paling cocok untuk Anda. Bereksperimenlah dengan pilihan-pilihan yang tersedia atau cari tutorial dari internet.[7]

    • Tekan dan tahan tombol “Shift” jika Anda ingin menjaga proporsi objek, area seleksi, atau layer saat menggunakan peralatan “Transform”.
Metode8

Menyimpan Berkas

  1. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 36
    1
    Klik menu File dan pilih Save As untuk menyimpan pekerjaan. Mulai simpan pekerjaan sejak awal proses pembuatan karya/proyek.
  2. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 37
    2

    Pilih format berkas dari menu drop-down. Opsi yang dipilih akan bergantung pada tujuan pembuatan gambar:

    • Jika Anda masih perlu menyunting berkas, simpan gambar dalam format bawaan Photoshop (.PSD). Dengan format ini, semua elemen-elemen yang dapat disunting akan dipertahankan, termasuk setiap layer.
    • Jika Anda sudah selesai membuat gambar dan ingin mengunggahnya ke internet atau menggunakannya di aplikasi lain, Anda dapat memilih format berkas yang lain dari menu. Opsi-opsi yang paling umum mencakup “JPEG” dan “PNG”, tetapi berbeda aplikasi, berbeda pula persyaratannya. Saat Anda menyimpan gambar dalam salah satu format tersebut, Anda akan diminta “meratakan” layer-layer pada dokumen terlebih dahulu. Jangan lakukan ini hingga Anda selesai membuat gambar (atau setidaknya hingga Anda menyimpan versi PSD dari gambar yang Anda bisa lanjutkan atau sunting kembali di lain waktu).
    • Simpan gambar sebagai berkas “GIF” jika gambar memiliki latar belakang transparan. Jika Anda menggunakan banyak warna dalam gambar, pemilihan format “GIF” akan mengurangi kualitas gambar karena format ini hanya mendukung 256 warna. [8]
    • Anda juga memiliki opsi untuk menyimpan karya atau gambar sebagai berkas PDF. Opsi ini berguna untuk gambar-gambar yang Anda akan cetak ke kertas biasa.
  3. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 38
    3
    Beri nama berkas dan pilih lokasi penyimpanan berkas. Anda juga bisa menyimpan berkas sebagai salinan (“As a copy”) jika tidak ingin menimpa versi berkas yang ada atau aktif saat ini.
  4. Gambar berjudul Use Adobe Photoshop Step 39
    4
    Klik Save. Setelah menyimpan gambar untuk kali pertama, Anda bisa menyimpannya kembali dengan mengeklik menu “File” dan memilih “Save”.

No related posts found...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Cara mewarnai gambar dengan photoshop

017 min