Benarkah 2012 Dunia akan kiamat?

Ketika berkunjung ke rumah Neng punia untuk membantai semua makanan rangka natalannya. Terdapat salah satu percakapan yang cukup melibatkan emosi spritual (tssaahhh lebay). Punia membuka 1 tema dengan mimik super serius..

‘San ada nonton ramalan Mami Lorenz di tipi?’
‘Emang ada apa pun?” tertarik karena merasa sering jadi saksi ramalan Mama Lorenz kebetulan tepat.
‘Kata Mama Laurenz tahun 2012 kita semua bakal pada mati karena akan terjadi kiamat..‘ punia dengan ekspresi menakutkan memberikan pengumuman yang bikin jantung mpir copot.

Guepun yang sedari tadi nikmatin ayam saus tiramnya jadi mendadak stop ngunyah. Mata gue terbelalak semakin tertarik ditambah rasa penasaran yang maha tinggi dengan obrolan yang maha-penting ini,

‘Aje gile.. ngeri banget ramalannya. Emang ada apaan tahun tersebut?’
‘Kurang ingat ada apa gitu katanya akan ada bencana alam, kayak tsunami.. atau meteor jatuh.. Hiyy serem deh.. kamu percaya gak san???’

Salah satu sohib yang tadi tenggelam dengan nikmatnya salad buah buatan punia di ujung meja tiba-tiba nyeletuk.
‘Ah gak boleh percaya ma yang gituan.. Sirik itu namanya’

‘Iya sih gak boleh. Tapi tau gak.. dampak positifnya aku jadi berusaha untuk berbuat kebajikan sebanyak mungkin’ punia bergaya presentasi.

Salah satu peserta halal bihalal yang lain juga jadi ikut nimbrung obrolan.. dan dengan tatapan serius berkata..
‘…AKU BELUM KAWIN…’

.. oh aku juga.. belum lagi membahagiakan orang tuaku..

Guys, Setelah menggeledah pustaka internet, ternyata ini nih yang terjadi pada tahun 2012.
Jeng-jeng-jeng.. BADAI MATAHARI..

 

Dan badai matahari tidaklah berakibat kiamat seperti yang dikatakan di atas. Ini seperti yang dijelaskan Pakar Antariksa dari LAPAN, Dr thomas Djamaluddin diambil dari Swaberita.com

Badai matahari tidak berdampak langsung pada manusia, namun tetap berdampak pada benda-benda astronomi yang berada di sekitarnya. Gangguan yang perlu dicermati menurut dia, hanya pada sistem teknologi yang ditempatkan di antariksa seperti satelit komunikasi dan navigasi serta sistem teknologi di bumi yang rentan terhadap induksi partikel energetik dari matahari yang masuk ke bumi lewat kutub.

Bila terjadi badai matahari potensi bahaya hanyalah kemungkinan rusaknya atau terganggunya satelit yang mengakibatkan antara lain gangguan telepon, siaran TV yang memanfaatkan satelit, serta jaringan ATM.

Selain itu, navigasi pada sistem penerima global positioning system (GPS) frekuensi tunggal dan siaran radio gelombang pendek juga bakal terganggu akibat adanya gangguan ionosfer.

So, Kesimpulan yang saya ambil..

Jangan-jangan MISKOMUNIKASI maksud punia BUKAN MAMA LAURENZ tapi ramalan suku Maya yang pernah hidup di selatan Meksiko atau Guatemala yang memperdiksikan ramalan kiamat ini. MAMA LAURENZ khan gak pernah main-main dengan ramalannya. Loh ternyata percaya Lorenz toh mas.. Bukan, BUKANNYA PERCAYA, cuman SUKA membuktikan benar gak ramalannya. Dan kalau Lorenz meramal kayak gitu gak takut banyak yang bakal emosi mendengarnya. She is NOT GOD, rite..

Pokoknya boleh deh pun sedari sekarang mari kita berbuat kebajikan sebanyak-banyaknya. Dan yang belum kawin segera get KAWIN.. hehe

Kiamat Versi Kalender Suku Maya Tenyata Cuma Salah Hitungan
Kiamat Versi Kalender Suku Maya Tenyata Cuma Salah Hitungan

Kiamat Versi Kalender Suku Maya Tenyata Cuma Salah Hitungan

Suku Maya penah meramal 2012 akan terjadi Kiamat, namun prediksi suku Maya tersebut nyatanya tak terbukti kebenarannya hal tersebut dikarenakan salah penghitungan. Rupanya sebelum prediksi suku Maya, ramalan akhir dari dunia sudah ada sejak beberapa dekade lalu. Meskipun ramalan kiamat tersebut kerap kali gagal, namun tampaknya prediksi mengenai hari kiamat mampu menarik perhatiaan beberapa masyarakat, terlepas masyarakat tersebut mempercayai atau tidak.

 

Prediksi hari kiamat yang cukup terkenal datang dari ramalan suku Maya. Suku Maya meramalkan akhir dunia terjadi pada 21 Desember 2012. Pasalnya 21 Desember 2012 adalah hari terakhir bak’tun 13 atau siklus 144.000 hari kalender. Yang mana, suku Maya Kuno mempercayai, akhir dari bak’tun 13 sebagai akhir dari siklus penciptaan.

Prediksi kiamat yang didasarkan pada berakhirnya kalender suku Maya. Sementara di sisi lain, para arkeolog sebut ramalan kala itu tanggal tersebut adalah kekeliruan dalam prediksi tersebut Arkeolog di University of Illinois, Lisa Lucero mengatakan suku Maya kuno menghentikan hitungan kalendernya untuk memulai periode baru atau baktun. Kenyataannya hanya hal seperti itu saja.

Namun, banyak penulis dan pembuat film yang memasarkan ide bahwa suku Maya memprediksi kiamat. Prediksi tersebut dimulai dari kekeliruan dalam menerjemahkan prasasti yang ditemukan di situs purbakala suku Maya di wilayah Tabasco, Meksiko. Pembicaraan mengenai kiamat pun mencapai puncak dengan pemutaran film thriller berjudul “2012” pada 2009 lalu.

Demikian dilansir dari USA Today. Teori mengenai akhir dunia pun bermunculan, mulai dari kemunculan sebuah planet pengembara bernama Nibiru sampai eksperimen fisika Eropa yang membuat Bumi ditelan lubang hitam. “Orang seringkali khawatir pada hal-hal yang keliru,” ujar seorang fisikawan di Massachussets Institute of Technology (MIT), Max Tegmark.

Dia menambahkan, ketimbang mengkhawatirkan ramalan kuno, saat ini Tegmark justru khawatir bahwa kecerdasan komputer telah mulai hilang kendali.Terutama dalam beberapa dekade ke depan. Sementara itu, cendikiawan dari University of Texas, David Stuart menolak prediksi bahwa suku Maya meramalkan kiamat. “Suku Maya kuno tidak memprediksi akhir dunia, melainkan sebuah pembaruan yang terjadi secara konstan,” ujatnya.

Menurut ahli suku Maya, mitologi klasik Maya berkutat di seputar sejarah yang berulang dalam lingkaran tanpa akhir, sesuai dengan waktu yang mencapai jumlah triliunan tahun. Sedangkan penelitian di sebuah gua stalaktit di Belize telah menambah bukti bahwa masa akhir yang dikatakan dalam kalender Maya adalah mengenai kematian salah satu rajanya.

 

Inilah alasan mengapa tak ada kiamat 2012

Inilah alasan mengapa tak ada kiamat 2012
Letusan Matahari hampir simultan terjadi pada sisi berlawanannya. (REUTERS/NASA)

Meskipun teori-teori hari kiamat berseliweran dari internet dan film-film Hollywood, dunia tidak akan kiamat pada 21 Desember 2012, demikian pernyataan ilmuan NASA seperti dikutip Space.com.

Dongeng hari kiamat pada 2012 menjadi-jadi, mulai dari soal sebuah planet misterius yang menghantam bumi sampai bencana badai matahari yang dahsyat, tapi para ilmuwan mengatakan tak ada yang mesti ditakutkan dari itu.

Berikut beberapa jawaban NASA atas sejumlah pertanyaan yang sering diajukan tentang teori kimat tahun 2012 ini:

Sejumlah situs internet mengatakan dunia akan musnah pada Desember 2012, benarkah itu?
Tidak ada hal buruk yang akan terjadi di Bumi pada 2012. Planet ini telah bertahan sebagaimana mestinya selama lebih dari empat miliar tahun, para peneliti terkemuka dunia tahu pasti tidak ada satu pun ancaman yang berkaitan dengan teori kiamat pada 2012.

Dari mana asalnya cerita bahwa dunia akan kiamat pada 2012?
Cerita kiamat awalnya berawal dengan klaim bahwa planet Nibiru yang katanya ditemukan bangsa Sumeria, sedang menghantam Bumi. Malapetaka ini semula diprediksi terjadi pada Mei 2003, tapi ketika itu tidak terwujud, waktunya lalu diundur menjadi Desember 2012.  Lalu dua dongeng itu dikait-kaitkan dengan akhir dari siklus kalender kuno bangsa Maya tentang titik balik Matahari pada 2012.  Untuk itu hari kiamat diprediksi terjadi pada 21 Desember 2012.

Benarkah kalender bangsa Maya berakhir pada Desember 2012?
Seperti kalender Anda yang tidak akan habis setelah 31 Desember, kalender bangsa Maya juga tidak berhenti setelah 21 Desember 2012. Tanggal ini adalah akhir periode perhitungan masa bangsa Maya yang panjang itu,  tapi sebagaimana kalender Anda yang akan dimulai lagi setiap 1 Januari, maka periode panjang kalender Maya berikutnya juga akan dimulai.

Akankah fenomena itu terjadi manakala planet-planet sejajar dalam perjalanannya menabrak Bumi?
Tidak ada tumbukan planet dalam beberapa dekade terakhir, Bumi tidak akan menyeberang medan galaksi pada 2012. Sekalipun penjajaran planet itu terjadi, dampaknya terhadap Bumi tidak seberapa. Setiap Desember, Bumi dan Matahari berada sejajar di pusat Galaksi Bima Sakti tapi hal itu merupakan kejadian tahunan yang tidak berdampak apa-apa.

Adakah planet atau gugusan cokelat bernama Nibiru atau Planet X atau Eris yang mendekati Bumi, lalu membuat planet kita terancam hancur lebur?
Nibiru dan cerita-cerita lain tentang planet-planet yang menyimpang dari jalur adalah dusta internet belaka. Tidak ada landasan fakta untuk klaim tersebut. Jika Nibiru atau Planet X benar adanya dan sedang menuju Bumi pada 2012, maka para astronom akan melacak keberadaannya, setidaknya dalam beberapa dekade terakhir dan itu semua terlihat oleh mata.
Jelasnya, tidak ada Planet X. Eris memang ada, tapi hanya sebuah planet cebol sepantaran Pluto yang tetap berada di luar sistem tata surya, jarak terdekat ke Bumi dari planet ini adalah sekitar 4 miliar mil (6,43 miliar km).

Apa sih teori pergeseran kutub itu? Apa benar kerak Bumi berotasi 180 derajat terhadap intinya dalam hitungan hari atau jam?
Sebuah pembalikan rotasi Bumi adalah hal yang mustahil. Ada pergerakan perlahan benua-benua (Antartika misalnya dekat ke khatulistiwa jutaan tahun yang lalu), tapi tidak relevan untuk mengklaim ada pemutarbalikan kutub. Kendati begitu, banyak situs internet membesar-besarkan ini untuk membodohi orang-orang. Mereka menyebut ada hubungan antara rotasi dan kutub magnet Bumi, yang bergerak tidak teratur, dengan pergeseran kutub magnet terjadi kira-kira setiap 400 ribu tahun.  Sejauh yang diketahui, pergantian magnetik tidak berdampak apapun terhadap kehidupan di Bumi.  Pembalikan kutub magnet tak akan terjadi dalam beberapa milenium ke depan.

Apakah Bumi terancam dihantam meteor pada 2012?
Bumi selalu terhantam komet dan asteroid, meskipun hantaman besar sangat jarang terjadi. Dampak hantaman terbesar terjadi 65 miliar tahun lalu yang membuat dinosaurus punah. Sekarang ini, astronom NASA menyelenggarakan survei bernama Spaceguard Survey untuk mencari asteroid terdekat sebelum menghantam Bumi. NASA telah menyelidiki bahwa tidak ada ancaman asteroid besar seperti ketika zaman dinosaurus. Semua kegiatan observasi NASA menyimpulkan tak ada prediksi objek besar yang menghantam Bumi pada 2012.

Bagaimana ilmuwan NASA memandang ramalan-ramalan kiamat ini?
Untuk setiap ramalan ada bencana besar atau perubahan dramatis pada 2012, dimanakah tepatnya sains? Mana buktinya? Tak ada satu pun, dan untuk semua pernyataan fiktif mana pun, tak peduli itu berasal dari buku, film, dokementer maupun internet, kita tak bisa mengubah fakta. Tak ada bukti yang meyakinkan bagi pernyataan-pernyataan yang dibuat untuk mendukung peristiwa-peristiwa ganjil yang terjadi pada Desember 2012.

Adakah bahaya yang tercipta dari badai dahsyat Matahari selama 2012?
Aktivitas Matahari mempunyai siklus tetap dengan puncaknya terjadi setiap 11 tahun.  Di dekat puncak aktivitas ini, jilatan Matahari bisa mengganggu komunikasi satelit, sekalipun para insinyur membuat peralatan elektronik yang tahan badai Matahari.  Namun tidak ada malapetaka khusus yang dikaitkan dengan 2012. Dampak maksimum badai matahari berikutnya akan terjadi sekitar 2012-2014 dan dianggap sebagai siklus biasa Matahari yang tak berbeda dari siklus-siklus sebelumnya di sepanjang sejarah Matahari.

IO26
sumber: space.com


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Benarkah 2012 Dunia akan kiamat?

06 min