Belajar Tentang Teori Permintaan Uang

Belajar Tentang Teori Permintaan Uang

Hampir segala hal di dunia ini memerlukan uang dan semua orang pada dasarnya mencari uang untuk bisa hidup. Dimana untuk melaksanakan kegiatan ekonomi baik itu konsumsi, distribusi, dan produksi diperlukan uang sebagai alat barter. Dalam ilmu ekonomi perilaku masyarakat dalam memegang uang disebut sebagai teori permintaan uang. Apa itu?

Permintaan uang adalah istilah yang digunakan untuk mengetahui alasan seseorang dalam memegang uang. Manusia pada dasarnya sangat memerlukan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kebutuhan uang tidak hanya untuk sesuatu yang sifatnya normal dan reguler seperti halnya kebutuhan uang untuk transaksi. Tetapi kebutuhan uang juga untuk sesuatu di luar perencanaan sebelumnya seperti kebutuhan untuk membeli obat ketika sakit, kebutuhan membeli peralatan produkai ketika mengalami kerusakan dan lain sebagainya.

Namun pada teori permintan uang seseorang memiliki dua alasan yang mengakibatkan terjadinya permintaan uang. Pertama adalah karena transaction demand yang digunakan untuk membeli sesuatu. Kedua adalah aset demand dimana uang di butuhkan untuk memiliki aset atau harta tetap. Maka dari itulah uang sangat berharga dan selalu dibutuhkan oleh seseorang.

Dalam teori permintaan uang terdapat beberapa faktor yang memengaruhi, sehingga seseorang mempunyai keinginan dalam permintaan uang. Adapun faktor tersebut, antara lain :

Salah satu faktor teori permintaan uang adalah karena tingkat suku bunga (return) yang akan diterima seseorang ketika ia melakukan permintaan uang tersebut. Orang akan menyimpan uangnya di lembaga perbankan ketika bunga yang diterima besar, sehingga dapat menurunkan tingkat permintaan uang.

Sedangkan ketika bunga yang dikenakan kecil seseorang akan cenderung menarik uangnya dari lembaga perbankan dan mengalihkannya dalam bentuk investasi atau konsumsi yang dirasa akan lebih menguntungkan dibandingkan menyimpan uang mereka di lembaga perbankan, maka terjadilah kenaikan permintaan uang.

Maka secara sederhana dapat disimpulkan bahwa permintaan uang akan cenderung meningkat ketika bunga rendah, dan menurun ketika bunga tinggi. Besarnya bunga dalam hal ini adalah bunga rill yakni bunga yang sudah disesuaikan berdasarkan tingkat harga pada saat itu.

Selain itu, faktor yang kedua adalah afanua perubahan terhadap pendapatan nasional. Ketika pendapatan nasional meningkat maka nilai permintaan uang juga meningkat dan sebaliknya. Uang akan efisien dan bermanfaat ketika digunakan dengan baik. Jumlah uang yang beredar sangat mempengaruhi pergerakan ekonomi suatu negara.

Hal tersebut terjadi karena dengan adanya uang maka pertumbuhan ekonomi dan nilai transaksi ekonomi akan berjalan. Sehingga arus pemasukan dan pengeluaran uang menjadi penting untuk dikendalikan.

 

Belajar Tentang Teori Permintaan Uang - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Belajar Tentang Teori Permintaan Uang

02 min