Bagaimana caranya sukses mendapatkan pekerjaan?

lowongan pekerjaan

Originally posted 2008-06-01 17:29:26.

Wah sudah lulus kuliah nih, kuliah yang berarti selama ini sudah menunda pengangguran.
Nggak semuanya benar, karena kuliah berguna untuk menyiapkan diri untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Hampir semua orang pernah menjadi pengangguran setelah kuliah, ntah sebulan, 3 bulan, setahun, 2 tahun hingga memutuskan untuk langsung kawin aja biar suaminya aja yang nyari duit hehe..

Jadi pengangguran itu adalah proses yang alamiah, pokonya kita harus sabar dan terus berusaha aja.
Soalnya bete juga nih kalau ada kayak temanku yang bilang “sandi, enaknya kamu dah kerja. Aku aja sampai sekarang masih belum dapat” lalu kutanya lagi, “Sudah melamar kemana aja?”, dan jawabnaya adalah “baru 1 kali melamar” Yah.. itu mah kurang niat, kurang usaha.

Btw, aku sendiri sempat hingga 3 bulan menganggur. dan kalau ditelaah prosesnya menjadi 3 bagian.
Bagian atau Bulan pertama, masa pencarian target lowongan yang mau dilamar.

Ini yang paling bikin bete sekaligus menantang. Kira-kira kita bisa menemukan lowongan yang tepat atau belum. kalau belum, yah nunggu lagi deh minggu depan (koran hari sabtu)
Bulan kedua, Episode panggilan buat test.
Bulan ke tiga, Nego gaji dan kapan mulai kerja.
Itu faseku sih, kalau kamu bisa jadi fasenya lebih cepat.Atau tambahin juga usahamu dengan cari kerja dan daftarin diri lewat jobstreet.com atau karir.com.

Gak sedikit lho perusahaan-perusahaan elit nyari karyawan di sana.

Kesuksesan dalam melamar pekerjaan paling dipengaruhi dari ‘WAWANCARA’. Jadi jangan anggap remeh babak ini, bukan karena pintar ngomong, kita jadi pede banget bakal diterima. Tapi dari wawancara juga bisa dilihat Attitude, personality, kemampuan komunikasi serta kepintaran seseorang.

Sekarang aku mau bagi-bagi pengalaman Bagaimana caranya sukses mendapatkan pekerjaan.
1. Siapkan CV yang rapi menarik, Lebih baik menggunakan bahasa Inggris, yakinkan kalau kita adalah orang yang tepat tanpa terkesan sombong.

2. Siapkan foto baru dengan busana ‘Ngantor’. Pakai kemeja, dasi atau jas.  Eit eitt.. jangan salah, 90 persen perusahaan yang kulamar menggunakan foto tersebut memanggilku buat tes berikutnya dan sempat-sempatnya mereka juga ngobrolin fotoku. Kubilang aja foto ini juga ada sedikit sentuhan photoshopnya. Dan ini jadi nilai plus karena kita dinilai akrab dengan komputer atau perkembangan teknologi.

3. Sertakan pengalaman-pengalaman yang layak exist di CV, seperti the 1st winner speech contest, pengalaman ngemsi atau menjadi ketua umum di organisasi bahasa inggris di sekolah. Point plus donkzz….

4. Manfaatkan kelemahan menjadi kekuatan. Begini, ini terjadi di daerahku. banyak yang enggan memakai dasi dalam melamar,dan ini justru menjadi kesempatan kamu untuk tampil beda dan meyakinkan si pewawancara kalau kamu benar-benar serius mendapatkan pekerjaan tersebut.

5. Datang yang rapi ya, rambut yang gondrong dipangkas.

6. Pelajari profil perusahaan yang akan kamu datangi buat tes.

7. Siapkan alat tulis. gak lucu ketika kamu mau isi form didepan si pemberi test kamu nanya ‘punya balpoint pak?’. Wow, belum mulai tapi sudah sukses meruntuhkan image awal.

8. Pribadi yang friendly memang yang paling oke. Santai, lucu dan tetap menunjukan kalau kita pintar.

9. Grogi? jangan donk. Pelamar yang lain udah grogi, kok kamu ikut-ikutan juga. Kreatif lah, dengan cara jangan gugup. Biar grogi menjadi urusan pelamar yang lain. Dan urusan kamu adalah bagaimana caranya kamu memenangkan persaingan ini.

10. saat wawancara tetap senyum untuk memperlihatkan kepercaan diri tapi jangan berlebihan. Ngerti donk hehe

11. Kontak mata untuk mencerminkan kalau kita pribadi yang percaya diri, terbuka dan jujur. tapi jangan terus menerus. Nanti dikira kamu mempelototi si pewawancara. Apalagi kalau ditambah ilernya keluar, lain lagi ceritanya.

12. Hindari ‘Prokem’ seperti ‘kayaknya’. ‘uh’, ‘eh’ apalagi ‘anu’ hohoho so not profesional.

13. Percaya diri oke, tapi ingat jangan terlalu agresif.

14. matikan Handphone!

15. Tunjukan apa yang dapat kamu lakukan bagi perusahaan bukan pada apa yang dapat perusahaan lakukan kepada kamu.

16. kalau si pewawancara nanya apa ada hal lain yang bisa kamu tanyakan. kamu bisa ajukan pertanyaan cerdas mengenai perusahaan, pekerjaan dan industri.

17. Tutup wawancara dengan mengucapkan terimakasih, jangan buru-buru keluar karena ingin cepat-cepat berlega diri ke luar ruangan.

Jadi, Mudah-amudahan Anak muda Engkaw sukses mendapatkan pekerjaan impianmu.

Aminn…

 

TAMBAHAN

6 Kiat Sukses Untuk Mendapatkan Pekerjaan Pertama

Mencari pekerjaan pertama setelah lulus kuliah memang tidak mudah. Namun 6 tips dibawah bisa membantu bagi kamu yang sedang berburu pekerjaan:

1. Manfaatkan situs pencari kerja

Situs pencari kerja online merupakan cara yang efektif untuk menemukan .

Cari dengan menggunakan berbagai kata kunci yang berhubungan dengan lowongan kerja yang kamu cari. Misalnya, untuk pekerjaan fresh graduate, kamu bisa mengetikkan, “fresh graduate”, “management trainee”, “graduate development program”, dsb.

2. Jalin koneksi

Jalin koneksi dengan seseorang yang telah sukses di pekerjaan yang kamu minati.

Manfaatkan situs seperti LinkedIn, Twitter, dsb untuk mengikuti dan belajar dari mereka. Informasi mengenai pekerjaan semakin mudah didapat di era internet seperti sekarang. Motivasi diri untuk terus belajar guna meraih sukses.

3. Tinjau CV/resume

Menyusun resume yang baik akan membantu kamu untuk maju ke tahap wawancara. Tonjolkan kelebihanmu. Sertakan juga kursus atau kerja sukarela yang kamu lakukan karena ini menunjukkan inisiatif untuk mengembangkan keterampilan kerja.

Jika kamu memiliki profil LinkedIn, pastikan profilmu sudah diperbarui. Hal pertama yang akan dilakukan perusahaan sebelum mewawancarai kandidat adalah dengan memeriksa profil di media sosial mereka. Jadi kamu harus bisa menunjukkan kesan yang baik.

Jangan lupa untuk menyesuaikan CV/resume sesuai dengan posisi dan deskripsi pekerjaan yang tercantum dalam iklan lowongan kerja.

4. Berpenampilan baik

Kesan pertama adalah segalanya. Berpakaian yang tepat untuk wawancara kerja adalah sesuatu yang tidak boleh diabaikan.

Sesuaikan penampilan dengan industri yang kamu lamar. Jika kamu mencari pekerjaan di industri keuangan, misalnya, gunakanlah pakaian bisnis yang formal.

5. Latihan wawancara

Biasanya apapun yang kamu tulis dalam CV/resume akan ditanya saat wawancara. Jadi ada baiknya kamu sudah membayangkan pertanyaan apa yang kira-kira akan ditanyakan dan mempersiapkan jawabannya.

Luangkan waktu untuk mempraktekkan tanya jawab wawancara agar kamu benar-benar siap.

Ingat juga bahwa hanya karena kamu menjawab pertanyaan saat wawancara, bukan berarti pewawancara tidak ingin kamu mengajukan pertanyaan juga.

Karenanya, penting untuk menyiapkan pertanyaan kepada pewawancara. Pertanyaan yang bagus bisa mencakup hal-hal seperti tantangan yang mungkin dihadapi dalam pekerjaan, peluang karir, dsb.

Mendapatkan pengalaman wawancara sangat berharga. Semakin banyak wawancara yang kamu lakukan, semakin baik dan terlatih dirimu untuk menjawab pertanyaan pewawancara.

6. Bersiap untuk ditolak

Sayangnya, penolakan adalah bagian dari proses berburu pekerjaan. Tetapi penting agar kamu terus mencoba dan tidak kehilangan harapan.

Berusaha dan berdoa. Setiap kegagalan adalah satu langkah lebih dekat menuju kesuksesan dan mencari pekerjaan adalah proses yang panjang.

Semoga membantu, ya.


Artikel Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Bagaimana caranya sukses mendapatkan pekerjaan?

04 min