Ancaman Terhadap Integrasi Nasional (Ideologi)

Ancaman Terhadap Integrasi Nasional (Ideologi)

Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki keanekaragaman suki, agama, dan budaya serta memegang teguh semboyan Bhineka Tunggal Ika, guna menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Namun, kita terus dihadapkan kepada ancaman integrasi nasional yang bukan hanya dari luar tetapi dari dalam negeri dengan berbagai aspek kehidupan.

Integrasi nasional adalah suatu hal yang mempersatukan segala perbedaan dalam masyarakat dan menjadikan satu keutuhan yang tidak terpisahkan. Sayangnya, dalam membangun integrasi nasional bangsa Indonesia dihadapkan pada ancaman integrasi nasional yang datang dari luar maupun dalam negeri, dan datang dari segala aspek seperti ideologi, politik, sosial budaya, ekonomi, serta pertahanan dan keamanan. Ancaman tersebut biasanya dalam bentuk militer dan non militer.

Salah satu ancaman integrasi nasional yang nyata dari sisi ideologi adalah adanya paham komunisme. Paham ini adalah sebagai bentuk reaksi perkembangan masyarakat kapitalis yang merupakan produk masyarakat liberal.

Paham komunisme pertama kali dicetuskan oleh Karl Marx maka paham komunisme juga disebut paham Marxisme. Bertolak belakang dengan individualisme kapitalisme, paham komunisme yang dicetuskan melalui pemikiran Karl Marx memandang bahwa hakikat kebebasan dan hak individu itu tidak ada.

Ideologi komunisme mendasarkan pada suatu keyakinan bahwa manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial saja. Prinsipnya semua adalah  milik rakyat dan dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat secara merata. Komunisme sangat membatasi demokrasi pada rakyatnya dan ideologi ini digunakan oleh partai komunis diseluruh dunia.

Seperti Partai Komunis Indonesia (PKI) yang banyak melakukan pemberontakan dan menyebabkan kekacauan di Indonesia terutama pasca kemerdekaan. Peristiwa paling terkenal dan menjadi sejarah kelam bangsa Indonesia oleh PKI adalah penculikan Jenderal pada tahun 1965 yang dikenal Gerakan 30 September atau G30S/PKI.

Paham komunisme sendiri sudah lama berkembang di Indonesia sejak sebelum kemerdekaan maupun setelah kemerdekaan. Gerakan komunisme ini sangat mengganggu kehidupan dan perjuangan bangsa Indonesia. Komunisme berbahaya bagi ideologi negeri kita yang Berketuhanan Yang Maha Esa, karena komunisme hanya memandang hal-hal yang rasional yang nyata atau materil saja.

Dengan begitu komunis hanya memandang agama sebagai candu yang membuat orang berangan -angan membatasi rakyatnya dari pemikiran yang rasional dan nyata, sehingga komunisme sangat membatasi agama pada rakyatnya dan mereka cenderung tidak beragama. Hal ini tentu sangat bertentangan dengan paham ideologi Pancasila.

Komunisme Tetap Hidup

Pada masa kini paham komunis masih tetap hidup, seperti budaya tawuran, perilaku menyimpang dari organisasi negara, seperti tindakan anarkis dan pemikiran radikal tokoh politik, serta korupsi.

Modus perjuangan komunisme di Indonesia hingga saat ini tidak pernah bergeser selalu memanfaatkan isu kemiskinan, ketidakadilan di bidang sosial, ekonomi, dan hukum, serta berupaya menjatuhkan kelompok atau institusi yang dianggap menghambat atau mengancam perjuangannya.

Yang patut diwaspadai adalah lahirnya kaum-kaum proletar di Indonesia. Pasalnya, bisa mendorong berdirinya berbagai organisasi serikat. Di banyak tempat di Indonesia berdiri serikat buruh hal ini juga bisa memicu munculnya komunisme karena disebabkan adanya perlawanan kaum proletar.

Hal ini perlu diwaspadai karena berbahaya bagi kelangsungan kehidupan di Indonesia yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Apabila fenomena ini dibiarkan maka dikhawatirkan akan memunculkan dan membangkitkan komunisme di Indonesia.

Langkah Antisipasi

Cara mengantisipasi bangkitnya paham komunisme di Indonesia dengan melakukan langkah-langkah antisipasif yaitu konsistensi pemerintah dalam memperjuangkan peningkatan pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan rasa keadilan masyarakat guna mencegah upaya penggalangan dari kelompok komunis yang selalu memanfaatkan isu keterebelakangan, kemiskinan, dan ketidakadilan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Bahaya laten komunis dengan segala tipuan, kebohongan serta kekejamannya bukan hanya musuh TNI atau aparat tetapi musuh seluruh bangsa Indonesia dan semua pihak harus mencegah setiap upaya pihak manapun yang ingin membangkitkan komunisme di Indonesia dan mempertahankan ideologi Pancasila.

Langkah antisipatif lainnya dengan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk mencegah hidupnya kembali komunis melalui sarana diskusi, seminar, penyuluhan, cermah, kemudian mewaspadai upaya penyusupan ideologi tersebut ke tubuh berbagai komponen bangsa baik pemerintah, TNI/POLRI, Ormas, maupun komponen bangsa lainnya termasuk dunia pendidikan.

Langkah berikutnya mencantumkan kembali materi pelajaran tentang bahaya laten komunis disemua lembaga pendidikan sementara masyarakat luas harus ikut mewaspadai, memantau serta melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat adanya kegiatan berkaitan penyebaran ajaran komunis.

Selain paham komunis, ancaman integrasi nasional juga berasal dari paham liberalisme. Akhir-akhir ini kita dapat melihat bahwa masyarakat Indonesia cenderung mengarah pada kehidupan liberal yang menekankan pada aspek kebebasan individual.

Paham ini berasal dari Amerika Serikat dan menyebar ke hampir seluruh dunia akibat adanya globalisasi. Dimana paham ini membawa manusia mengarah ke kesejahteraan dan kemajuan. Paham ini telah mempengaruhi pola pikir masyarakat dan membuat masyarakat tertarik dengan ideologi tersebut.

Namun pengaruh yang diambil justru merupakan hal negatif seperti pergaulan bebas, gaya hidup mewah dan lain-lain. Hal inilah yang merupakan ancaman bagi kepribadian bangsa Indonesia bila tidak segera diatasi.

 

 

 

Ancaman Terhadap Integrasi Nasional (Ideologi) - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

Ancaman Terhadap Integrasi Nasional (Ideologi)

03 min