7 Masalah Kesehatan Akibat Kurang Olahraga

7 Masalah Kesehatan Akibat Kurang Olahraga

Tubuh manusia membutuhkan keseimbangan agar sehat dan bugar. Selain menjaga pola makan, cara untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar adalah rutin berolahraga. Rutin berolah raga setiap hari berfungsi untuk menjaga keseimbangan antara energi yang masuk dan yang dikeluarkan tubuh. Lalu apa yang terjadi pada tubuh jika kurang olahraga?

Telah banyak penelitian, , atau pernyataan ahli yang menjelaskan manfaat olahraga bagi kehidupan manusia. Dengan rajin berolah raga akan berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Maka sebaliknya, kurang olahraga atau sama sekali tidak pernah berolahraga berdampak sangat tidak baik bagi tubuh.

Lalu, apa saja dampak negatif bila tubuh jarang atau kurang olahraga? Berikut beberapa diantaranya:

Malas bergerak bisa membuat lemak dalam tubuh terus menumpuk dan pada akhirnya akan membuat berat badan naik. Hal itu terjadi karena tidak adanya keseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar dari tubuh.

Selain itu, tidak berolah raga cenderung membuat seseorang memiliki pola makan yang buruk pula. Salah satunya adalah dorongan untuk selalu mengonsumsi makanan cepat saji yang lebih terasa lezat, meski mungkin memiliki dampak buruk pada tubuh. Sebaliknya, saat seseorang rutin berolah raga, biasanya akan lebih menjaga pola makan dan menjalani pola hidup yang sehat pula.

Kurang berolahraga bisa menurunkan kecepatan metabolisme dalam tubuh. Padahal, metabolisme yang berjalan lambat bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami peningkatan berat badan, bahkan obesitas yang bisa mengundang dan meningkatkan risiko penyakit lainnya.

Kurang olahraga bisa memicu insomnia atau gangguan tidur. Sebab, tubuh yang jarang bergerak menyimpan banyak energi sehingga membuat seseorang bisa terjaga sepanjang malam. Selain itu, orang yang tidak berolahraga cenderung sulit tidur nyenyak dan tetap merasa lelah saat bangun di pagi hari.

Pada kenyataannya, tidak olahraga malah lebih mudah membuat tubuh merasa lelah. Orang yang kurang berolah raga biasanya lebih mudah merasa lelah, bahkan saat melakukan aktivitas ringan sekali pun. Pasalnya, jarang mengolah tubuh bisa membuat lemah dan tidak terlatih, sehingga kegiatan kecil saja sudah terasa melelahkan.

Dampak buruk yang bisa terjadi saat tidak olahraga adalah naiknya kadar gula dalam darah yang meningkatkan risiko penyakit diabetes. Sebab, otot dan jaringan lain tidak bekerja secara maksimal, bahkan tidak bisa menyerap gula untuk energi. Alhasil, gula darah melonjak tajam setelah lima hari tidak berolah raga.

Olahraga sangat berkaitan dengan metabolism tubuh. ketika kita melakukan olahraga secara rutin dan juga teratur, maka hal ini akan membuat metabolism tubuh akan menjadi terjaga dengan baik. Nah, metabolism tubuh ini, sangat berkaitan erat dengan daya tahan tubuh. daya tahan tubuh yang baik akan diperoleh ketika rajin dan juga rutin melakukan olah raga.

Selain mampu membakar kalori dan meningkatkan daya tahan tubuh, berolahraga juga sangat membantu dalam meningkatkan kekuatan dan juga vitalitas tubuh. Kekuatan dan vitalitas tubuh sangat dibutuhan untuk mendukung aktivitas, bersama dengan daya tahan tubuh, metabolism dan juga kebugaran tubuh.

Sejarah Singkat Haornas

Guna meningkatkan kesehatan masyarakat, pemerintah menggulirkan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) yang diperingati setiap 9 September. Dalam sejarahnya, ditetapkannya Haornas sebagai peringatan hari besar nasional di Indonesia, dimulai pada pembukaan PON 1 yang diadakan di Kota Praja Surakarta, 9 September 1948.

Kemudian bahwa tanggal 9 September adalah hari olah raga nasional. Dicanangkannya Haornas tentunya bukan hanya untuk peringatan saja tentunya, tetapi juga untuk mengajak masyarakat Indonesia mencintai olah raga.

 

 

7 Masalah Kesehatan Akibat Kurang Olahraga - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

7 Masalah Kesehatan Akibat Kurang Olahraga

02 min