5 Cara Efektif Meningkatkan Kemampuan Mencatat

5 Cara Efektif Meningkatkan Kemampuan Mencatat

David Allen dalam bukunya Getting Things Done menunjukkan bahwa otak kita sangat terbatas untuk menyimpan dan memproses informasi. Otak sangat bagus untuk memunculkan ide, namun sangat tidak bisa diandalkan untuk menyimpannya. Maka dari itu, mencatat menjadi salah satu hal yang baik dilakukan untuk membantu dalam mengingat. Lalu bagaimana cara meningkatkan kemampuan mencatat?

Pernahkah terpikir untuk apa kita menulis dan mencatat? Apa tujuan dari kita mencatat sejak sekolah hingga perguruan tinggi, atau bahkan di dunia kerja? Pertanyaan yang tidak mudah untuk dijawab, namun perlu dipelajari dan diketahui perbedaan antara menulis dan mencatat.

Dalam pengertiannya, menulis adalah suatu proses menciptakan suatu karya yang orisinil dan/atau merevisi karya lama menjadi karya baru yang lengkap. Mencatat adalah suatu proses menuliskan ulang rangkuman dan/atau bagian bagian penting dari suatu karya lama.

Dilansir laman Wikipedia, Catat (mencatat) adalah praktik merekam informasi yang diambil dari sumber lain. Dengan mencatat, penulis merekam inti dari informasi, membebaskan pikiran mereka dari keharusan untuk mengingat semua informasi.

Catatan biasanya diambil dari sumber sementara, seperti diskusi pada sebuah pertemuan, atau kuliah, dalam hal ini catatan mungkin hanya rekaman acara. Bisa dibilang, mencatat adalah bentuk disiplin diri.

Mencatat telah menjadi bagian penting dari sejarah manusia dan pengembangan ilmu pengetahuan. Yunani Kuno mengembangkan hypomnema, yakni catatan pribadi pada pelajaran penting.

Mencatat merupakan aspek sentral dari perilaku manusia yang kompleks yang berkaitan dengan manajemen informasi yang melibatkan berbagai proses mental dasar dan interaksi mereka dengan fungsi kognitif lainnya.

Orang yang mencatat harus mendapatkan dan menyaring masuk sumber, mengatur dan menyusun kembali pengetahuan yang terstruktur, memahami dan menuliskan interpretasi informasi, dan akhirnya menyimpan dan mengintegrasikan bahan olahan baru. Hasilnya adalah representasi pengetahuan, dan sebuah penyimpanan memori.

Nah, jika mencatat sedemikian penting untuk pelajar, maka berikut 5 cara efektif untuk meningkatkan kemampuan mencatat, antara lain:

Dengan metode ini, ide-ide ditulis dalam bentuk struktur pohon, dengan garis-garis yang menghubungkannya. Peta pikiran, juga disebut sebagai brain-storming, umumnya ditarik dari sebuah titik pusat, tujuan atau sasaran di tengah halaman dan kemudian bercabang ke luar untuk mengidentifikasi semua ide-ide yang terhubung untuk tujuan itu.

Warna, grafis kecil dan simbol-simbol yang sering digunakan untuk membantu memvisualisasikan informasi dengan lebih mudah. Metode mencatat ini paling umum di kalangan pelajar yang visual dan merupakan inti praktik dari teknik pembelajaran yang diakselerasi. Metode ini juga digunakan untuk perencanaan dan menulis esai.

Setiap pemikiran baru ditulis sebagai baris baru. Kecepatan adalah atribut yang paling diinginkan dari metode ini, karena tidak perlu banyak berpikir tentang format yang dibutuhkan untuk membentuk tata letak dan membuat cukup ruang untuk lebih banyak catatan.

Saat mengambil catatan ini, anda dapat menomori kalimat-kalimat tersebut atau memberi tanda. Metode ini memungkinkan pembaca mengetahui di mana pikiran baru berakhir dan dimulai. Strategi ini lebih pendek dan sangat membantu, terutama ketika seorang profesor atau guru perlu membaca catatan.

SQ3R adalah metode mencatat dari bahan tulisan, meskipun diklasifikasikan sebagai metode membaca dan dalam mendapatkan pemahaman. Bahan diskim untuk menghasilkan daftar dari judul, yang kemudian dikonversi menjadi pertanyaan.

Pertanyaan-pertanyaan ini yang kemudian dianggap teks sementara bagi bahan yang sedang dibahas. Catatan ditulis di bawah bagian pertanyaan-pertanyaan tersebut. Kemudian langkah berikutnya adalah membuat ringkasan dari memori, dan ulasan catatan.

Seringkali guru dapat memberikan catatan panduan, yang memberikan sebuah “peta” isi pelajaran dengan poin-poin kunci atau ide-ide yang dikosongkan. Siswa kemudian mengisi bagian yang kosong tersebut saat pelajaran berlangsung. Catatan panduan dapat membantu siswa dalam mengikuti pelajaran dan mengidentifikasi ide-ide yang terpenting dari yang diajarkan.

Format ini memberikan siswa dengan sebuah kerangka, tetapi membutuhkan kemampuan mendengarkan secara aktif (sebagai ganti daripada menyediakan salinan slide powerpoint secara keseluruhan). Penelitian menunjukkan bahwa catatan panduan meningkatkan titik kritis daya rekam siswa dalam pembelajaran serta nilai ujiannya pada konten terkait.

Ringkasan cenderung disusun kebawah, menggunakan judul dan tanda untuk menyusun informasi. Sistem ini umumnya terdiri dari judul yang menggunakan angka Romawi, huruf-huruf alfabet dan angka pada tingkat yang berbeda.

Namun, struktur jenis ini memiliki batasan-batasan dalam bentuk tertulis karena sulit untuk kembali dan menyisipkan informasi lebih lanjut. Metode ini efektif untuk kebanyakan orang, tetapi siswa juga dapat membuat metode anda sendiri dengan lebih kreatif.

 

 

 

.

 

5 Cara Efektif Meningkatkan Kemampuan Mencatat - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

5 Cara Efektif Meningkatkan Kemampuan Mencatat

03 min