5 Bank Sentral Paling Kaya di Dunia

5 Bank Sentral Paling Kaya di Dunia

Sejumlah bank sentral dunia di tahun ini membukukan pertumbuhan aset tertinggi sejak krisis utang Eropa tahun 2011. Setidaknya, pertumbuhan aset 10 bank sentral dunia mencapai 10% menjadi US$ 21,4 triliun. Ini secara tidak langsung menjadikan ke-10 bank sentral tersebut sebagai yang paling kaya di dunia.

Program quantitative easing alias pelonggaran moneter yang dilakukan banyak bank sentral, tak dimungkiri memang berdampak pada peningkatan aset perbankan. Karena pelonggaran moneter, harga surat utang bergerak naik yang menyebabkan imbal hasil bisa ditekan. Alhasil, kekayaan Bank Sentral pun meningkat.

Tidak hanya itu, quantitative easing juga berdampak pada tumbuhnya dana investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan kekayaan bank sentral tersebut sejalan dengan kenaikan harga efek berupa obligasi dan saham.

Sepanjang tahun ini, harga obligasi sudah meningkat 7,4 persen dan saham 3 persen. Bloomberg mencatat, 10 bank sentral terbesar dunia berhasil mencetak kenaikan aset sebesar 265 persen sejak satu dekade terakhir, atau tepatnya sejak pertengahan Oktober 2006 silam.

Nah, berikut adalah daftar Bank Sentral yang tercatat sebagai bank sentral paling kaya di dunia: 

Federal Reserve System (juga disebut Federal Reserve, atau secara informal The Fed) adalah bank sentral Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1913. Bank sentral ini didirikan berdasarkan Undang-Undang Federal Reserve, terutama sebagai respon kepanikan finansial pada tahun 1907.

Struktur bank sentral di Amerika Serikat cukup unik bila dibandingkan dengan bank sentral di negara lain, dimana bank sentral ini tidak memiliki hak untuk mencetak mata uang. Adapun hak ini dimiliki oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat. Kini The Fed mampu membukukan kekayaan mencapai US$ 8.76 triliun dan dinobatkan sebagai bank sentral paling kaya di dunia.

Bank of Japan didirikan setelah terjadinya Restorasi Meiji. Sebelum restorasi, para tuan tanah Jepang mengeluarkan mata uang mereka masing-masing, yaitu hansatsu, dengan kesetaraan yang tidak jelas satu sama lain. Tetapi Undang-Undang Mata Uang Baru pada tahun 4 Meiji (1871) menyatakan bahwa yen adalah mata uang resmi baru.

Bank of Japan didirikan pada tahun 15 Meiji (1882) dan diberi hak monopoli untuk mengawasi ketersediaan uang. Pada 1897 Jepang bergabung dengan Standar emas dan pada 1899 bekas mata uang “nasional” tidak berlaku lagi.

Dalam sejarah panjangnya hingga kini, Bank of Japan menjadi Bank Sentral negara Asia yang berhasil mencatatkan kekayaan mencapai US$5.88 triliun. Angka kekayaan tersebut menjadikan Bank Sentral paling kaya kedua di dunia.

Dalam sejarahnya, People’s Bank of Chinese (PBC) didirikan pada tanggal 1 Desember 1948 berdasarkan konsolidasi dari Bank Huabei, Bank Beihai dan Bank Petani Xibei. Kantor pusat bank pertama kali terletak di Shijiazhuang, Hebei, dan kemudian pindah ke Beijing pada tahun 1949. Pada tahun 1983, Dewan Negara mengumumkan bahwa PBC akan berfungsi sebagai bank sentral Tiongkok.

Pada tahun 2003, Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional ke-10 menyetujui amendemen undang-undang untuk memperkuat peran PBC dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas keuangan secara keseluruhan dan penyediaan jasa keuangan.

Alhasil, seiring dengan moncernya kebijakan tersebut, membawa pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi China dan tentunya semakin menambah pundi kekayaannya yang tercatat mencapai US$5.14 triliun dan tercatat sebagai Bank Sentral terkaya  ketiga di dunia.

Deutsche Bundesbank adalah bank sentral Republik Federal Jerman dan bagian dari Sistem Bank Sentral Eropa. Deutsche Bundesbank dan Bank Sentral Eropa berkantor pusat di Frankfurt, Jerman. Bundesbank didirikan tahun 1957 sebagai penerus Bank deutscher Länder, yang menerbitkan Deutsche Mark tanggal 20 Juni 1948.

Dalam perjalanannya kini, Bank Sentral Jerman ini berhasil mencatatkan kekayaan mencapai US$2.69 triliun, sekaligus mengamankan daftar sebagai Bank Sentral terkaya keempat di dunia.

Bank Prancis adalah lembaga independen, anggota Eurosystem sejak 1999. Tiga misi utamanya, sesuai dengan statusnya sebagai bank sentral, adalah untuk menggerakkan strategi moneter Prancis, memastikan stabilitas keuangan dan menawarkan layanan perbankan kepada rumah tangga, usaha kecil dan menengah, serta negara Prancis.

Bank Prancis adalah anggota Sistem Bank Sentral Eropa, yang terdiri dari Bank Sentral Eropa (ECB), dan bank sentral nasional (NCB) dari semua anggota Uni Eropa (UE). Posisi strategis Bank Sentral Perancis ini menjadikan stabilitas kekayaannya tetap terjaga dan berhasil mengamankan sebagai Bank Sentral terkaya kelima dibdunia dengan catatan kekatayaan mencapai US$2.13 triliun.

 

 

5 Bank Sentral Paling Kaya di Dunia - .


Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Added a product

5 Bank Sentral Paling Kaya di Dunia

03 min